TNI Hadirkan Sumur Bor, Solusi Air Bersih Pengungsi Rusunawa Pandan
TAPANULI TENGAH, iNewsMedan.id - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, bersama Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, meninjau langsung Hunian Sementara (Huntara) Rusunawa Pandan pada Selasa (19/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kasum TNI juga menyerahkan bantuan sumur bor untuk masyarakat yang terdampak bencana.
Kunjungan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap warga yang masih menjalani proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Satu unit sumur bor yang diserahkan tersebut sudah dilengkapi dengan instalasi air bersih. Fasilitas ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat penghuni huntara dan warga sekitar yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Letjen TNI Richard Taruli menegaskan bahwa kebutuhan air bersih merupakan hal mendasar yang harus segera dipenuhi, terutama bagi masyarakat yang tinggal di hunian sementara.
"Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Kehadiran sumur bor ini diharapkan dapat membantu warga menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik dan sehat," ujar Richard Taruli.
Ia juga menekankan bahwa TNI akan terus hadir untuk membantu masyarakat, khususnya dalam mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Tapanuli Tengah. Menurutnya, pembangunan fasilitas air bersih ini merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi antara Satgas rehabilitasi dan rekonstruksi bersama pihak swasta.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat Tapteng.
"Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang saat ini masih tinggal di huntara. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berjalan demi mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana," kata Masinton.
Selain menyerahkan bantuan, Kasum TNI bersama rombongan juga menyempatkan diri untuk meninjau kondisi huntara. Mereka berdialog langsung dengan warga guna mendengar berbagai kebutuhan serta kendala yang masih dihadapi di lapangan.
Editor : Jafar Sembiring