Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : IRT Bawa 3 Kg Ganja Pakai Becak di Tapsel, Anak Menangis Histeris Saat Penangkapan
Advertisement . Scroll to see content

Terbongkar! Emak-emak Kendalikan Bisnis Ganja di Tapsel, Gunakan Betor untuk Kamuflase

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09 WIB
  • author Ismail
Terbongkar! Emak-emak Kendalikan Bisnis Ganja di Tapsel, Gunakan Betor untuk Kamuflase
Seorang perempuan berinisial RSS (40) diamankan Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan usai diduga mengendalikan peredaran 3 kilogram ganja yang diangkut menggunakan becak motor. (Foto: Istimewa).

TAPSEL, iNewsMedan.id- Keterlibatan emak-emak berinisial RSS (40) dalam jaringan narkotika terbongkar di Tapanuli Selatan. Dia diduga mengendalikan distribusi 3 kilogram ganja yang diangkut menggunakan becak motor (betor), sebelum akhirnya disergap Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan, Kamis (30/4/2026) petang.

RSS diringkus bersama HK (37), pria yang berperan sebagai pengemudi betor. Keduanya ditangkap di simpang masuk Pesantren Modern Baharuddin, Desa Janji Mauli, Kecamatan Angkola Muara Tais, saat hendak mengirimkan barang haram tersebut.

Pengungkapan bermula dari informasi warga soal rencana pengiriman ganja dari Panyabungan. Polisi lalu bergerak cepat, menyelidiki dan menyekat jalur yang diduga menjadi lintasan distribusi.

Saat diberhentikan, petugas menemukan satu paket ganja seberat bruto 3.000 gram dari tangan RSS. Barang bukti dikemas dalam kardus dan dibungkus plastik.

Kasat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan, AKP Philip Antonio Purba, menegaskan peran keduanya. RSS diduga sebagai pengendali barang, sementara HK bertugas mengantar.

“Perempuan ini berperan sebagai pengendali barang, sementara laki-laki membantu dalam pengantaran menggunakan becak motor. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” ujar AKP Philip.

Dari pemeriksaan, ganja tersebut dibeli dari pemasok di Panyabungan seharga Rp900 ribu per kilogram dan rencananya dijual kembali Rp1,3 juta per kilogram.

Polisi juga mengungkap modus penggunaan betor untuk mengelabui petugas.

“Pelaku mencoba memanfaatkan sarana transportasi lokal untuk menghindari kecurigaan, namun tetap berhasil kami ungkap,” tegasnya.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut