Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 4.434 Ton Beras Asal Jatim Masuk Sumut, Stok Pangan Dipastikan Aman hingga Akhir Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Serap 4,1 Juta Ton Beras, BULOG Sumut Kejar Sisa Target 10.956 Ton

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:06 WIB
  • author Jafar
Serap 4,1 Juta Ton Beras, BULOG Sumut Kejar Sisa Target 10.956 Ton
Perum BULOG mengejar sisa target gabah 10.956 ton di Sumatera Utara, Jumat (9/10/2026), seiring rekor serapan beras nasional tembus 4,1 juta ton. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Perum BULOG mencatatkan rekor baru dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Hingga 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan Public Service Obligation (PSO) berhasil menembus angka 4.115.014 ton setara beras. Angka ini mencapai 102,88 persen dari target penugasan Pemerintah sebesar 4 juta ton, sekaligus menjadi realisasi pengadaan tertinggi sepanjang sejarah berdirinya BULOG.

Keberhasilan di tingkat nasional ini berbanding lurus dengan kinerja Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Utara. BULOG Sumut terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani lokal, khususnya Gabah Kering Panen (GKP), untuk menuntaskan target daerah pada tahun 2026.

Untuk wilayah Sumatera Utara, target penyerapan GKP tahun 2026 ditetapkan sebesar 69.514 ton. Hingga Oktober 2026, realisasi penyerapan telah mencapai 58.558 ton atau 84,24 persen. Artinya, BULOG Sumut kini fokus mengejar sisa target penyerapan sebesar 10.956 ton hingga akhir tahun.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Sumatera Utara, R. Darma Wijaya, menyampaikan optimisme tinggi bahwa sisa target tersebut dapat dituntaskan lebih cepat.

"Capaian pengadaan beras nasional yang melampaui 4 juta ton menjadi pendorong bagi kami di Sumatera Utara untuk mengoptimalkan penyerapan hasil panen. Dengan tren peningkatan saat ini, kami optimistis target penyerapan 100 persen di Sumut dapat tercapai pada November ini," ujar Darma, Jumat (9/10/2026).

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut