PSMS Medan Terus Dominasi Rekor Pertemuan Melawan Persiraja
Eko tidak menutupi rasa kecewanya. Terlebih lagi, sebelum pertandingan, ia menerima kabar duka bahwa orang tuanya meninggal dunia. Meski demikian, ia tetap menunjukkan profesionalitas dengan memimpin Ayam Kinantan melakoni laga pamungkas musim ini.
"Tentu ada rasa kecewa dengan hasil secara keseluruhan, tetapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Pemain adalah tanggung jawab saya kepada manajemen dan presiden klub. Mudah-mudahan ke depannya PSMS bisa lebih bagus lagi sesuai target lolos ke Liga 1 musim depan," tegas Eko.
Hal senada disampaikan oleh kapten PSMS, Erwin Gutawa. Ia menilai tim telah mengerahkan segalanya meski hasil akhir belum sesuai harapan.
"Kami dari pemain sudah memberikan segalanya. Namun, lagi-lagi kami syukuri hasil ini karena bisa membawa pulang satu poin," kata Erwin.
Ia juga menanggapi insiden kecil yang sempat terjadi di lapangan antara dirinya dan Kim Jeung-ho. Ketegangan sempat muncul karena adanya celah di pertahanan yang hampir dimanfaatkan pemain Persiraja.
"Soal insiden, itu biasa sesama teman. Mungkin niatnya bagus, tetapi karena perbedaan bahasa saja sehingga sempat ada sedikit gesekan. Namun, setelah itu semuanya selesai," tambahnya. Situasi tersebut memang cepat mereda dan laga berakhir tanpa insiden lanjutan.
Editor : Jafar Sembiring