get app
inews
Aa Text
Read Next : Unggul Jumlah Pemain tapi Nyaris Kalah, Pelatih PSMS Medan Ungkap Rasa Kecewa Mendalam

PSMS Medan Terus Dominasi Rekor Pertemuan Melawan Persiraja

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:00 WIB
header img
Pertandingan Persiraja Banda Aceh melawan PSMS Medan berakhir imbang 1-1 di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Dok. PSMS Medan).

MEDAN, iNewsMedan.id - Persiraja Banda Aceh kembali gagal memutus tren negatif saat menghadapi PSMS Medan. Bermain di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Sabtu (2/5/2026) sore, Laskar Rencong harus puas berbagi angka setelah duel sengit berakhir imbang 1-1.

Hasil ini terasa pahit bagi tuan rumah. Dalam tiga pertemuan musim ini, Persiraja tak sekalipun mampu menaklukkan PSMS. Dua laga sebelumnya bahkan berakhir dengan kemenangan tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut. Catatan ini mempertegas dominasi PSMS dalam duel klasik Sumatera tersebut.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal. PSMS berhasil memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-40 melalui sentuhan tajam Felipe Cadenazzi. Gol tersebut sempat membuat tim tamu berada di atas angin hingga babak kedua berlangsung.

Persiraja yang terus menekan akhirnya menemukan momen krusial di penghujung laga. Saat pertandingan tampak akan berakhir untuk kemenangan PSMS, Asnawi Habib muncul sebagai penyelamat. Golnya pada menit ke-90+4 membuyarkan kemenangan di depan mata tim tamu sekaligus menghidupkan atmosfer stadion.

Selepas laga, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengakui bahwa pertandingan berlangsung sengit dan penuh tekanan.

"Skor imbang 1-1, pemain sudah memberikan yang terbaik. Yang pasti kami berbagi angka dengan Persiraja dan kami syukuri satu poin ini. Pertandingan cukup seru," ujarnya.

Eko tidak menutupi rasa kecewanya. Terlebih lagi, sebelum pertandingan, ia menerima kabar duka bahwa orang tuanya meninggal dunia. Meski demikian, ia tetap menunjukkan profesionalitas dengan memimpin Ayam Kinantan melakoni laga pamungkas musim ini.

"Tentu ada rasa kecewa dengan hasil secara keseluruhan, tetapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Pemain adalah tanggung jawab saya kepada manajemen dan presiden klub. Mudah-mudahan ke depannya PSMS bisa lebih bagus lagi sesuai target lolos ke Liga 1 musim depan," tegas Eko.

Hal senada disampaikan oleh kapten PSMS, Erwin Gutawa. Ia menilai tim telah mengerahkan segalanya meski hasil akhir belum sesuai harapan.

"Kami dari pemain sudah memberikan segalanya. Namun, lagi-lagi kami syukuri hasil ini karena bisa membawa pulang satu poin," kata Erwin.

Ia juga menanggapi insiden kecil yang sempat terjadi di lapangan antara dirinya dan Kim Jeung-ho. Ketegangan sempat muncul karena adanya celah di pertahanan yang hampir dimanfaatkan pemain Persiraja.

"Soal insiden, itu biasa sesama teman. Mungkin niatnya bagus, tetapi karena perbedaan bahasa saja sehingga sempat ada sedikit gesekan. Namun, setelah itu semuanya selesai," tambahnya. Situasi tersebut memang cepat mereda dan laga berakhir tanpa insiden lanjutan.

Hasil ini membuat Persiraja kembali harus menelan kekecewaan, sementara PSMS membawa pulang satu poin penting meski gagal mengamankan kemenangan di detik terakhir. Saat ini, Persiraja berada di peringkat ke-5 dengan raihan 40 poin, sedangkan PSMS tertahan di peringkat ke-7 dengan koleksi 36 poin.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut