get app
inews
Aa Text
Read Next : Bakti Sosial Ramadan, Jajaran Kemenimipas Sumut Salurkan Ribuan Paket Bantuan

Pelajar Medan Diajak Kenali Modus Perdagangan Orang Sebelum ke Luar Negeri

Jum'at, 17 April 2026 | 14:40 WIB
header img
Imigrasi Medan menggelar kegiatan edukasi keimigrasian bagi ratusan pelajar di SMA Methodist 6 Medan, Senin (15/4/2026). Foto: Dok. Imigrasi Medan

MEDAN, iNewsMedan.id - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan menggelar kegiatan edukasi keimigrasian bagi ratusan pelajar di SMA Methodist 6 Medan pada Senin (15/4/2026). 

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai fungsi paspor sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Dirga Arbas, menyatakan bahwa keimigrasian memiliki peran vital dalam melindungi warga negara di luar negeri. 

Selain menjelaskan prosedur pembuatan paspor melalui aplikasi M-Paspor, pihak Imigrasi menekankan bahwa dokumen perjalanan tersebut harus digunakan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Keimigrasian bukan sekadar urusan administrasi paspor. Lebih dari itu, ini adalah instrumen negara untuk melindungi warga negaranya agar tidak terjebak dalam masalah hukum saat berada di luar negeri," ujar Dirga.

Dalam kesempatan yang sama, Analis Keimigrasian Ahli Muda, Dimas Reo Wahyudi, memaparkan risiko TPPO yang sering kali berawal dari tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi namun tanpa prosedur yang jelas. 

Ia mengingatkan para siswa agar tidak menyalahgunakan dokumen, seperti menggunakan visa turis untuk bekerja, karena dapat berujung pada permasalahan hukum di negara tujuan.

“Sering kali korban tidak menyadari bahwa mereka sedang diarahkan ke situasi berisiko melalui tawaran kerja bergaji tinggi. Pahami prosedurnya sebelum memutuskan melangkah ke luar negeri,” tegas Dimas.

Menanggapi kegiatan tersebut, Ketua OSIS SMA Methodist 6 Medan, Kevin, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai aturan perjalanan internasional.

Menurutnya, pemahaman mengenai legalitas proses keberangkatan sangat penting bagi generasi muda.

“Kegiatan ini membuka perspektif baru bagi kami. Ternyata ke luar negeri itu tidak sesederhana punya paspor saja, ada prosedur yang harus dipatuhi supaya perjalanan kita tetap aman,” ungkap Kevin.

Senada dengan hal itu, Abdon Purba selaku perwakilan guru mengapresiasi inisiatif Imigrasi Medan.

Ia menilai edukasi mengenai TPPO sangat relevan mengingat pelajar merupakan usia yang rentan terhadap pengaruh eksternal.

"Edukasi tentang TPPO sangat relevan bagi pelajar di usia mereka. Ini adalah langkah nyata untuk melindungi siswa dari pengaruh eksternal dan iming-iming yang merugikan masa depan mereka," tutur Abdon.

Melalui kegiatan ini, Imigrasi Medan berkomitmen untuk terus melakukan edukasi secara berkelanjutan guna membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga legalitas dan keamanan saat melakukan perjalanan antarnegara.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut