Ijeck Kecewa Kinerja Kementerian PU Atasi Banjir Rob Medan
Melihat kondisi tersebut, Ijeck memberikan teguran keras kepada Kementerian PU. Ia memperingatkan bahwa kinerja yang tidak maksimal hanya akan menghambur-hamburkan anggaran negara. Ia menyarankan agar kementerian segera mencari alternatif solusi lain jika pembangunan saat ini terbukti tidak efektif.
"Kami meminta rencana kerja yang lebih konkret agar permasalahan ini tidak sekadar menghamburkan anggaran. Berdasarkan aspirasi masyarakat, mereka berharap masalah ini bisa segera selesai," tambahnya.
Selain itu, Ijeck mengajak Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk berpartisipasi aktif. Menurutnya, Kementerian PU tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan sinergis dari pihak lain.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menegaskan perlunya langkah konkret melalui pertemuan lintas sektor. Ia berharap Pemko Medan dapat memfasilitasi pertemuan dengan Pemkab Deli Serdang, Pemprov Sumut, PT KAI, Pelindo, hingga Pertamina karena kawasan tersebut melibatkan banyak aset instansi terkait.
Di sisi lain, Plh. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Adenan Rasyid, menyampaikan bahwa secara teknis penanganan banjir rob dapat dilakukan. Namun, tantangan utama terletak pada koordinasi karena banyaknya pemangku kepentingan dan permukiman warga yang sudah lama berada di kawasan tersebut.
Turut hadir dalam kunjungan ini sejumlah Anggota Komisi V DPR RI lainnya, yakni Mukhlis Basri, Ahmad Safri, Hanan A. Rozak, Hamka, Sriyanto Saputro, dan Mori Hanafi.
Editor : Jafar Sembiring