Innova Terjun ke Sungai Lae Kombih, Nasib Pasutri Masih Misterius
Dalam pelaksanaan operasi, tim SAR dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) guna mempercepat proses pencarian.
“SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan drone thermal dengan jangkauan hingga lima kilometer dari lokasi kejadian ke arah Air Terjun Kedabuhen. Sementara SRU kedua melakukan pencarian darat di sepanjang aliran sungai sekitar satu kilometer ke arah hilir, serta pemasangan jaring di titik-titik yang dicurigai,” jelasnya.
Dia menyampaikan, operasi SAR melibatkan unsur gabungan, mulai dari Basarnas Medan, kepolisian, BPBD Pakpak Bharat, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat.
“Kami telah mengerahkan tim rescue lengkap dengan peralatan SAR, termasuk drone thermal dan perlengkapan water rescue. Operasi dilakukan secara terpadu dengan fokus pada efektivitas pencarian,” ucapnya.
Namun demikian, hingga akhir pencarian hari kedua, korban belum juga ditemukan. “Kami berharap korban dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat di sekitar lokasi agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ucapnya.
Editor : Ismail