Mudik Lebaran 2026: Volume Kendaraan di Tol Kutepat Diprediksi Naik Signifikan
Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan meningkat sebesar 26,29%, dari kondisi normal sebanyak 169.868 kendaraan menjadi sekitar 214.533 kendaraan. Sementara itu, pada periode arus balik, volume kendaraan diprediksi melonjak lebih tinggi sebesar 96,37%, yakni dari kondisi normal 179.577 kendaraan menjadi sekitar 352.637 kendaraan.
Dindin menambahkan bahwa untuk mendukung kelancaran mobilitas pada momen Lebaran 2026, Hamawas akan mengoperasikan secara fungsional ruas tol Sinaksak–Simpang Panei sepanjang 12,55 km. Pengoperasian fungsional ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan arus lalu lintas, mempercepat waktu tempuh perjalanan, serta memberikan jalur alternatif yang lebih nyaman dan aman bagi para pemudik di wilayah Sumatera Utara.
“Ruas tol Sinaksak–Simpang Panei rencananya akan dibuka secara fungsional pada momen Lebaran 2026 mendatang, khususnya untuk mendukung kelancaran mobilitas arus mudik dan balik agar pengguna jalan dapat berkumpul dengan keluarga lebih cepat,” tutup Dindin Solakhuddin.
Berbagai fasilitas layanan pendukung juga telah tersedia, seperti Posko Nataru, toilet, dan masjid di berbagai gerbang tol, serta SPBU Modular di Rest Area KM 99. Kendaraan pelayanan juga disiapkan untuk membantu pengguna jalan jika menemukan kendala di ruas tol Kutepat.
Hamawas mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk berkendara sesuai dengan tata tertib dan ketentuan yang berlaku di jalan tol. Masyarakat diminta berkendara dengan kecepatan minimum 60 km/jam dan maksimum 80 km/jam, serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.
Apabila terdapat keluhan atau melihat tindak kejahatan di jalan tol, pengguna jalan diharapkan segera melapor ke Call Center Kutepat di nomor +62 812 9595 3536.
Editor : Jafar Sembiring