get app
inews
Aa Text
Read Next : Suntik Saat Puasa Ramadan, Batal Nggak? Ini Jawaban Ulama Biar Nggak Salah Kaprah

Puasa Ramadan Jalan, Tapi Shalatnya Bolong? Sah Nggak Sih?

Senin, 23 Februari 2026 | 09:20 WIB
header img
Shalat Fardhu. Foto: Istimewa

iNewsMedan.id- Ramadan vibes-nya dapet. Sahur bangun, siang nahan lapar, sore nunggu magrib full drama. Tapi ada satu pertanyaan yang sering banget muncul: kalau puasanya rajin, tapi shalat wajibnya sering skip, itu puasanya tetap sah nggak?

Dikutip dari laman resmi MUI.or.id, Anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Fatihun Nada, kasih penjelasan yang cukup “nendang”.

Menurut beliau, puasanya tetap sah. Tapi… ada tapinya.

“Puasa tetap sah meskipun seseorang tidak shalat wajib, tetapi ini akan menggugurkan pahala puasa. Shalat adalah tiang agama, dan jika seseorang meninggalkannya, maka pahala puasa mereka akan berkurang. Puasa hanya dihitung sebagai menahan lapar dan haus saja, tanpa mendapatkan pahala rohani yang seharusnya didapatkan,” ungkap Kiai Fatihun diikutip pada Senin, 23 Februari 2026.

Jadi gimana maksudnya?

Secara hukum: Sah.

Secara pahala: Bisa hilang.

Ibaratnya kamu ikut challenge 30 hari full, tapi nggak ngikutin aturan utamanya. Secara teknis kamu ikut, tapi reward-nya nggak maksimal.

Kiai Fatihun juga mengingatkan, shalat itu bukan sekadar gerakan berdiri–rukuk–sujud. Itu inti banget dalam Islam.

“Shalat itu bukan hanya ritual. Ia adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Jika seseorang meninggalkan shalat, puasa yang dilakukannya meski sah, tetap tidak akan membawa pahala yang sempurna. Ini menunjukkan betapa pentingnya shalat dalam kesempurnaan ibadah puasa,” tambah Kiai Fatihun.

Ramadan itu bukan cuma soal kuat nahan lapar sampai azan magrib. Ini momen upgrade diri. Puasa, shalat, baca Al-Qur’an, sedekah — semuanya satu paket.

Kalau puasanya jalan tapi shalatnya ditinggal, ya sayang banget. Bahkan ditegaskan lagi:

“Puasa tanpa shalat tetap dianggap sah, tetapi tanpa pahala. Puasa Ramadhan adalah momen penting untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan itu hanya bisa terwujud jika seluruh kewajiban agama dilaksanakan dengan sempurna. Meninggalkan shalat hanya merugikan diri sendiri,” tegas Kiai Fatihun.

Intinya simpel dan nggak ribet:

Puasa doang tanpa shalat itu sah, tapi kamu cuma dapat “laparnya” aja.

Ramadan bukan cuma tentang nggak makan dan nggak minum. Tapi tentang beneran balik, deket lagi, dan benerin yang selama ini bolong-bolong.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut