Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menjemput Berkah 10 Malam Terakhir Ramadan, Mari Hidupkan Itikaf dan Lantunkan Doa Lailatul Qadar
Advertisement . Scroll to see content

Ziarah Kubur Jelang Ramadan, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Penjelasannya

Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:30 WIB
  • author Ismail
Ziarah Kubur Jelang Ramadan, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Penjelasannya
Ziarah Kubur Jelang Ramadan, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Penjelasannya. Foto : MNC Media

Sementara Syaikh Nawawi al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain menyebutkan:

"Disunnahkan untuk berziarah kubur. Barang siapa yang menziarahi makam kedua orang tuanya atau salah satunya setiap hari Jumat, maka Allah mengampuni dosa-dosanya dan dia dicatat sebagai anak yang taat dan berbakti kepada kedua orang tuanya."

Ini menunjukkan bahwa ziarah kubur bukan sekadar budaya, tapi punya landasan dalam khazanah keilmuan Islam.

Jadi, Intinya Gimana?

Ziarah kubur jelang Ramadan? Boleh.

Saat Idulfitri? Boleh juga.

Yang penting bukan soal waktunya, tapi niat dan adabnya.

Datang dengan hati yang tenang.

Mendoakan dengan tulus.

Mengingat bahwa hidup ini sementara.

Karena Ramadan bukan cuma soal menahan lapar dan haus. Tapi juga tentang membersihkan hati — dan ziarah kubur bisa jadi salah satu cara untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan lebih sadar dan lebih siap.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut