Soroti Keracunan di Dairi, DPRD Sumut: Program MBG Jangan Jadi Orientasi Bisnis!
MEDAN, iNewsMedan.id - Fraksi PKB DPRD Sumatera Utara (Sumut) memberikan kritik tajam terhadap kinerja Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal ini menyusul dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa 159 murid SMK Swasta HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi, pada Selasa (10/2/2026).
Ketua Fraksi PKB DPRD Sumut, Zeira Salim Ritonga, menegaskan bahwa pengawasan terhadap kualitas Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh sekadar formalitas. Ia menyoroti kejadian serupa yang terus berulang dan mempertanyakan standar pemenuhan gizi serta keamanan pangan yang dijalankan BGN Sumut.
"Iya, ini kan kejadian berulang ini berulang, terus berulang sekiranya tingkat pengawasan MBG ini kan, harus diperketat. Orang-orang yang ada di BGN itu, yang ahli gizi dan pengawas itu jangan hanya sekadar untuk formalitas," ujar Zeira, Rabu (11/2/2026).
Zeira menekankan pentingnya peran tenaga ahli di setiap titik distribusi. Menurutnya, jika pengawasan dilakukan dengan benar, makanan yang disajikan seharusnya memenuhi standar kesehatan, bukan justru membahayakan para siswa.
"Kita minta Badan Gizi Nasional Sumut untuk Sumut yang mengawasi ini. Iya, artinya kan setiap SPPG ini, sudah ditempatkan orang-orang yang ahli tentang gizi kan, dari Badan Gizi Nasional kan," jelasnya.
Editor : Jafar Sembiring