get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Amankan Kades Pulo Liman Usai Aksi Koboi Todong Senjata Viral

Rekaman Video Detik-detik Mengerikan Aksi Koboi Kades di Paluta Todongkan Pistol ke Warganya

Selasa, 27 Januari 2026 | 12:01 WIB
header img
Jagat maya digegerkan oleh aksi brutal seorang oknum Kepala Desa di Padang Lawas Utara (Paluta) yang nekat bergaya bak koboi di tengah pemukiman warga. Foto: Tangkapan Layar

TAPANULI SELATAN, iNewsMedan.id – Jagat maya digegerkan oleh aksi brutal seorang oknum Kepala Desa di Padang Lawas Utara (Paluta) yang nekat bergaya bak koboi di tengah pemukiman warga.

Oknum Kades Pulo Liman berinisial AR ini terekam kamera mengacungkan senjata yang membuat warga, terutama kaum ibu, menjerit histeris ketakutan!

Tak butuh waktu lama bagi aparat, Tim Satreskrim Polres Tapanuli Selatan langsung bergerak cepat menciduk AR bersama seorang rekannya pada Minggu (25/1/2026) sore.

Detik-Detik Mencekam, Teriak Histeris dan Kepulan Emosi

Dalam video yang viral di media sosial, suasana tampak sangat mencekam. AR terlihat arogan menenteng benda yang diduga senjata api di depan kerumunan massa. Warga yang tersulut emosi mencoba melawan dengan alat seadanya, sementara suara teriakan histeris pecah saat moncong senjata diarahkan ke arah mereka.

Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan AR dan menyita barang bukti yang sangat meresahkan tersebut.

Hasil penggeledahan mengejutkan. Polisi menyita dua pucuk senjata yang selama ini ditakuti warga. "Benda yang diacungkan tersebut adalah jenis air gun berbentuk pistol dan satu lagi laras panjang. Bukan senjata api asli, tapi dampaknya luar biasa meresahkan," tegas AKBP Yon Edi, Selasa (27/1/2026).

Ironisnya, aksi nekat sang Kades ini dipicu oleh sengketa lahan dengan seorang warga berinisial BR. Padahal, kasus tersebut masih "meja hijau" dan sedang berproses di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan. Alih-alih menunggu putusan hukum, oknum Kades ini justru memilih jalan pintas dengan aksi premanisme bersenjata.

Kini, nasib AR berada di ujung tanduk. Polisi tidak main-main dan sedang membedah izin kepemilikan hingga kompetensi sang Kades dalam memegang senjata tersebut.

"Kami gali apakah tindakan ini masuk ke ranah pidana. Ini sudah mengganggu ketertiban umum dan menciptakan trauma bagi masyarakat," tambah Kapolres.

Meski belum ditetapkan sebagai tersangka, AR saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tapsel. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para pejabat publik agar tidak pamer arogansi, apalagi sampai meneror rakyat sendiri.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut