Ruben Amorim Lengser, Manchester United Lirik Xavi hingga Oliver Glasner
MANCHESTER, iNewsMedan.id - Manajemen Manchester United (MU) langsung menyusun daftar calon pengganti setelah resmi mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim. Pemecatan ini dipicu oleh tren negatif performa tim yang hanya mencatatkan persentase kemenangan sebesar 38,71% selama 14 bulan masa kepemimpinan Amorim.
Catatan statistik menunjukkan Amorim hanya memenangi 24 dari 63 pertandingan yang dijalani. Jika ditotal secara keseluruhan, ia hanya meraih 30 kemenangan dari 81 laga (37,04%). Angka tersebut menjadi salah satu rekor terburuk bagi manajer Setan Merah dalam lima dekade terakhir.
Mengutip laporan The Sun, berikut adalah lima kandidat yang kini masuk dalam bursa manajer baru di Old Trafford:
1. Oliver Glasner – Stabilitas dari Crystal Palace
Oliver Glasner menjadi nama kejutan yang menguat berkat prestasinya di Crystal Palace sejak 2024. Keberhasilannya mempersembahkan trofi Piala FA dan Community Shield menunjukkan bahwa ia mampu mengelola tekanan di liga paling kompetitif di dunia.
2. Darren Fletcher – Penjaga Tradisi Klub
Sebagai sosok internal yang kini melatih tim U-18, Fletcher memiliki keuntungan berupa pemahaman mendalam terhadap budaya klub. Mantan pemain andalan Sir Alex Ferguson ini diharapkan bisa mengembalikan identitas asli Manchester United melalui sentuhan lokalnya.
3. Xavi Hernandez – Filosofi Baru dari Spanyol
Xavi tetap menjadi komoditas panas meskipun telah meninggalkan Barcelona pada 2024. Keunggulannya adalah status bebas transfer dan rekam jejak membawa gelar La Liga. MU mempertimbangkan Xavi untuk membawa perubahan filosofi bermain yang lebih modern.
4. Eddie Howe – Jam Terbang di Premier League
Pengalaman hampir dua dekade di dunia manajerial menjadikan Eddie Howe opsi yang paling teruji secara domestik. Meski saat ini masih menukangi Newcastle United, rekam jejaknya dalam membawa tim bersaing di papan atas Premier League menarik minat petinggi klub.
5. Andoni Iraola – Arsitek Bournemouth
Andoni Iraola masuk dalam radar setelah sukses membawa Bournemouth menembus posisi sembilan besar klasemen musim lalu. Kemampuannya meramu strategi dengan skuat yang terbatas dinilai menjadi modal penting untuk menangani krisis performa yang tengah melanda MU.
Hingga saat ini, manajemen Manchester United belum memberikan pernyataan resmi terkait siapa yang akan segera duduk di kursi kepelatihan. Fokus utama klub adalah mencari sosok yang mampu segera mengangkat tim dari papan bawah klasemen.
Editor : Jafar Sembiring