get app
inews
Aa Text
Read Next : Sadis, Remaja di Simalungun Bunuh Pacar Gara-gara Dimintai Uang untuk Aborsi

Gegara Ditegur, ASN di Simalungun Tembaki Lima Warga di Perumahan Rorinata

Jum'at, 26 Desember 2025 | 16:49 WIB
header img
Ilustrasi. (Foto: Reuters)

Polisi mengungkap, aksi kekerasan tersebut dipicu persoalan sepele.

“Kejadian diawali dari teguran terkait lampu hias Natal yang tersangkut mobil pikap dan rusak,” jelas AKP Verry Purba.

Perselisihan sempat dimediasi dan disepakati secara damai. Namun pada malam hari konflik kembali memanas ketika korban Sampi Tua Sihotang dipanggil oleh anak pelaku dan diajak ke lokasi gelap.

“Di lokasi itu, pelaku datang membawa samurai,” ungkapnya.

Korban sempat berupaya mengamankan senjata tajam tersebut, namun justru diserang.

“Pelaku menyemprotkan cairan cabai ke mata korban dan memukulnya,” kata AKP Verry Purba.

Situasi semakin ricuh saat warga mendatangi rumah pelaku. Aparat lingkungan dan polisi berusaha mengamankan keadaan, namun pelaku justru melepaskan tembakan.

“Pelaku menembak ke udara, lalu kembali menembak ke arah massa hingga mengenai tiga orang,” ujarnya.

Aksi SS akhirnya dihentikan setelah seorang anggota polisi berhasil merebut senjata api rakitan tersebut. Polisi memastikan pelaku akan diproses hukum dengan pasal berlapis.

“Pelaku dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tanpa izin serta Pasal 351 KUHP,” tegas AKP Verry Purba.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut