Jelang Nataru 2026, HKA Asah Keterampilan Petugas Tol Kutepat
Elang menambahkan bahwa layanan operasi yang prima sangat penting dalam menciptakan kenyamanan dan kepuasan pengguna jalan tol. Petugas layanan tol disebutnya sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik dengan mengimplementasikan trilogi prima, yaitu penampilan prima, pengetahuan prima, dan penyampaian prima.
“Layanan operasi prima harus diwujudkan melalui tutur bahasa yang baik, sikap profesional, serta respons yang cepat. Hal ini menjadi kunci agar pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas di ruas tol Kutepat. Setiap petugas harus memahami tahapan kerja mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga akhir tugas, sehingga target pelayanan berupa zero accident dan zero loss dapat tercapai,” tutup Manajer Ruas Tol Kutepat, Elang Muhammad Ghifari Abdillah.
Sebagai pelengkap, pelatihan ini juga mencakup simulasi penanganan kecelakaan yang dilakukan oleh para narasumber dan peserta. Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan. Melalui kegiatan pembekalan ini, seluruh petugas layanan tol Ruas Kutepat diharapkan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Sebagai informasi, Ruas Tol Kutepat yang dioperasikan oleh HKA memiliki total panjang sekitar 84 km yang sudah beroperasi dan 13 km fungsional, terbagi dalam empat seksi. Ruas ini menghubungkan Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kota Tebing Tinggi, Pematang Siantar, hingga kawasan pariwisata super prioritas Danau Toba.
Pengguna jalan tol diimbau untuk segera melapor ke Call Centre Kutepat di +62 812 9595 3536 apabila terdapat keluhan atau melihat tindak kejahatan di jalan tol.
Editor : Jafar Sembiring