get app
inews
Aa Text
Read Next : Pascabanjir dan Longsor, Pemulihan Listrik Dikebut di Tapteng dan Humbahas

Viral Kembali, Penjarahan Terulang di Bulog Sibolga Pasca Bencana Alam

Minggu, 30 November 2025 | 15:27 WIB
header img
Gudang Bulog Sarudik, Kota Sibolga dijarah puluhan warga, Sabtu (29/11/2025), sekitar pukul 15.50 WIB. (Foto: Istimewa)

Sibolga, iNewsMedan.id - Gudang Bulog Sarudik, Kota Sibolga dijarah puluhan warga, Sabtu (29/11/2025), sekitar pukul 15.50 WIB.

Bulog Sumut pastikan pasokan beras, minyak hingga gula aman untuk memenuhi kebutuhan di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Hal itu, diungkapkan oleh Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto. Ia menjelaskan stok segera dikirim dari luar melalui Pelabuhan di Sibolga, dalam waktu dekat ini.

"Masyarakat Sibolga-Tapanuli Tengah tidak perlu khawatir dengan kejadian ini. Kalau sudah terjadi, ya sudah, jadikan pelajaran. Yang jelas, Bulog akan pasok kembali dari wilayah luar melalui Pelabuhan Sibolga," sebut Budi saat dikonfirmasi pada Sabtu malam, (29/11/2025).

Budi berharap saat pengiriman pasokan kembali mendapat pengawal dari TNI/Polri dari Pelabuhan Sibolga hingga ke Gudang Bulog Sibolga. Sehingga, insiden penjarahan tidak terulang kembali.

"Tadi saya sudah telepon pak Pangdam, sudah komunikasi juga dengan pak Gubernur, pak Kapolda. Jadi nanti pada saat pengiriman kembali pengisian gudang itu nanti dikawal. Masyarakat tidak perlu khawatir, gudang Bulog nanti kami isi kembali," tegas Budi.

Walaupun ada peristiwa penjarahan tersebut, Budi memastikan pasokan dimiliki Bulog Sibolga aman jelang dan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, nantinya. Termasuk, dipastikan pasokan tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan pengungsi korban bencana alam di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng selama status tanggap darurat bencana ini.

"Selama ini kan, gudang itu memiliki kapasitas 3.500 ton. Kalau sudah punya 3.500, kira-kira kebutuhan tiga bulan ke depan tercukupi. Nanti saya fokus untuk ngisi 3.500 ton. Jadi, bisa sampai awal Februari 2026 nanti," jelas Budi.

Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial kembali memperlihatkan puluhan warga melakukan penjarahan di Gudang Bulog Sarudik, Kota Sibolga, Sabtu sore, (29/11/2025). 

Menyikapi peristiwa penjarahan itu, Budi mengatakan memahami kondisi dialami warga atas bencana alam, banjir, banjir bandang hingga tanah longsor. 

“Kami memahami bahwa masyarakat, sedang berada dalam situasi darurat akibat bencana banjir yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan terputusnya akses pangan,” ucap Budi.

Budi menjelaskan kronologi gudang Bulog Sibolga dijarah puluhan warga, terjadi sekitar pukul 15.50 WIB. Tiba-tiba massa berkumpul di depan Gudang Bulog Sarudik Sibolga. Massa memaksa masuk dengan merobohkan pagar gerbang, merusak gembok gudang.

"Lalu, mengambil beras serta minyak goreng yang tersimpan di dalam gudang. Aparat telah berupaya melakukan penghalauan namun massa tidak terkendali karena desakan kebutuhan pangan," jelas Budi.

Budi mengungkapkan bahwa pihak Bulog Sibolga sudah berkoordinasi dengan TNI/Polri setempat untuk melakukan pengamanan. Karena, jumlah massa lebih banyak. Sehingga peristiwa itu, tidak bisa terbendung dan terjadi penjarahan tersebut.

"Seiring berkembangnya situasi dan meningkatnya potensi kerawanan, Pinca Bulog Sibolga telah meminta penambahan personel kepada Kodim dan Polresta Sibolga. Selain itu, koordinasi lanjutan dilakukan oleh Kantor Wilayah BULOG Sumatera Utara dengan Kodam dan Polda Sumatera Utara agar bantuan personel dapat tiba lebih cepat," jelas Budi.

Disinggung berapa kerugian akibat penjarahan tersebut. Budi mengatakan belum bisa dihitung secara detail. Karena, komunikasi terbatas. Namun, ia memastikan pasokan aman untuk Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), karena Bulog segera akan melakukan penambahan pasokan ke Bulog Sibolga. 

“Perhitungan jumlah beras dan minyak goreng yang diambil dari Gudang Sarudik masih dalam proses pendataan. Kami meminta dukungan semua pihak agar penanganan pasca kejadian ini dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat yang terdampak,” tutur Budi.

Editor : Chris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut