Polda Sumut Tangani 488 Bencana: Tapteng Terparah, 147 Meninggal, 28 Ribu Mengungsi
Kabid Humas juga menyoroti kuatnya kerja sama lintas-pemangku kepentingan. “Penanganan bencana ini kami lakukan bersama BNPB, Basarnas, TNI, Pemerintah Daerah, relawan, dan seluruh unsur terkait. Kepolisian memastikan koordinasi berjalan efektif sehingga setiap upaya penyelamatan bisa dilakukan cepat dan tepat,” ujarnya.
Prioritas utama saat ini, imbuhnya, adalah penyelamatan jiwa, percepatan pencarian korban hilang, dan pemulihan masyarakat terdampak. Seluruh personel tetap disiagakan penuh mengingat cuaca masih berpotensi hujan di banyak wilayah.
Hingga kini, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, telah menghadiri rilis pers bersama Kepala BNPB untuk mengumumkan perkembangan situasi nasional dan regional. Kapolda dan Pejabat Utama (PJU) juga turun langsung ke lokasi terdampak, melakukan pemantauan udara, inspeksi lapangan, dan memberikan bantuan. Polda Sumut bahkan menjadi tim pertama yang tiba di Pandan, Ibu Kota Tapanuli Tengah.
Dalam upaya mengatasi masalah komunikasi, terutama di tengah kecemasan masyarakat yang sulit menghubungi keluarga, Polda Sumut menjadi penyedia layanan internet pertama di lokasi terdampak. Mereka menggunakan 5 Starlink, didukung oleh 60 radio komunikasi Harris, 1 mobil repeater, 1 mobil Komob (Komunikasi Mobil), dan 1 drone.
Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Polri untuk hadir, melindungi, dan membantu masyarakat di situasi paling sulit hingga kondisi di seluruh wilayah kembali pulih.
Editor : Jafar Sembiring