get app
inews
Aa Text
Read Next : Pertamina Jamin Stok BBM Cukup, Distribusi ke SPBU Ditargetkan Normal dalam 3 Hari

Polda Sumut Tangani 488 Bencana: Tapteng Terparah, 147 Meninggal, 28 Ribu Mengungsi

Sabtu, 29 November 2025 | 12:34 WIB
header img
Personel Polda Sumut mengevakuasi warga terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah. Foto: Dok Polda Sumut

MEDAN, iNewsMedan.id - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara merilis pembaruan lengkap mengenai situasi penanganan bencana alam yang melanda wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Data terbaru menunjukkan terjadi 488 kejadian bencana dalam kurun waktu enam hari, mencakup tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung, yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.

Bencana ini menimbulkan dampak signifikan, dengan total korban mencapai 1.076 jiwa, yang terdiri dari 147 orang meninggal dunia, 32 luka berat, 722 luka ringan, dan 174 orang masih dalam pencarian. Selain itu, tercatat 28.427 warga terpaksa mengungsi.

Tapanuli Tengah (Tapteng) menjadi wilayah yang paling parah terdampak, mencatat 56 kejadian bencana dengan 691 korban jiwa. Di Tapteng, 47 orang dilaporkan meninggal dunia dan 51 orang masih dalam pencarian. Sementara itu, di Kota Sibolga, 33 korban meninggal dunia dan 56 orang dilaporkan hilang. Wilayah lain seperti Tapanuli Utara (Taput), Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Mandailing Natal (Madina) juga mengalami peningkatan jumlah longsor dan banjir yang memaksa ribuan warga mengungsi.

Polda Sumut telah memaksimalkan upaya penanganan bencana dengan mengerahkan 3.553 personel, yang merupakan perkuatan terbesar sejak awal November. Personel di lapangan aktif melakukan evakuasi, operasi SAR, pembukaan akses jalan yang terputus, distribusi logistik, pendirian dapur lapangan, serta pelayanan kesehatan bagi warga terdampak.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa seluruh jajaran telah bergerak maksimal sejak hari pertama.

“Polda Sumut bersama seluruh Polres jajaran sejak awal terus memberikan yang terbaik. Personel kami turun melakukan SAR, evakuasi korban, membuka akses yang terputus, serta memastikan seluruh bantuan bisa sampai kepada masyarakat,” tegas Kombes Pol Ferry Walintukan, Sabtu (29/11/2025).

Kabid Humas juga menyoroti kuatnya kerja sama lintas-pemangku kepentingan. “Penanganan bencana ini kami lakukan bersama BNPB, Basarnas, TNI, Pemerintah Daerah, relawan, dan seluruh unsur terkait. Kepolisian memastikan koordinasi berjalan efektif sehingga setiap upaya penyelamatan bisa dilakukan cepat dan tepat,” ujarnya.

Prioritas utama saat ini, imbuhnya, adalah penyelamatan jiwa, percepatan pencarian korban hilang, dan pemulihan masyarakat terdampak. Seluruh personel tetap disiagakan penuh mengingat cuaca masih berpotensi hujan di banyak wilayah.

Hingga kini, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, telah menghadiri rilis pers bersama Kepala BNPB untuk mengumumkan perkembangan situasi nasional dan regional. Kapolda dan Pejabat Utama (PJU) juga turun langsung ke lokasi terdampak, melakukan pemantauan udara, inspeksi lapangan, dan memberikan bantuan. Polda Sumut bahkan menjadi tim pertama yang tiba di Pandan, Ibu Kota Tapanuli Tengah.

Dalam upaya mengatasi masalah komunikasi, terutama di tengah kecemasan masyarakat yang sulit menghubungi keluarga, Polda Sumut menjadi penyedia layanan internet pertama di lokasi terdampak. Mereka menggunakan 5 Starlink, didukung oleh 60 radio komunikasi Harris, 1 mobil repeater, 1 mobil Komob (Komunikasi Mobil), dan 1 drone.

Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen Polri untuk hadir, melindungi, dan membantu masyarakat di situasi paling sulit hingga kondisi di seluruh wilayah kembali pulih.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut