Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Puncak Hari Anak Nasional 2026 Digelar di Samosir, IDAI Sumut Target Layani 600 Anak
Advertisement . Scroll to see content

Orang Tua Wajib Tahu! Ini Cara Selamatkan Anak dari Penyakit Usai Banjir

Kamis, 27 November 2025 | 14:06 WIB
  • author Ismail
Orang Tua Wajib Tahu! Ini Cara Selamatkan Anak dari Penyakit Usai Banjir
Korban banjir dan longsor di wilayah Sumatera Utara (Sumut) capai hingga 175 orang dengan rincian 34 orang meninggal dan 52 orang hilang. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id – Banjir besar yang melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara membuat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumut mengeluarkan peringatan kesehatan bagi keluarga yang memiliki bayi dan anak-anak. Organisasi itu menegaskan bahwa kondisi darurat seperti sekarang meningkatkan risiko penyakit, terutama pada kelompok usia rentan.

Ketua IDAI Sumut, dr. Rizky Adriansyah, mengatakan orang tua perlu memastikan keamanan makanan dan minuman anak, terutama bayi yang masih mengonsumsi ASI atau susu formula.

“Air bersih harus dipastikan aman, begitu juga kebersihan botol dan perlengkapannya. Ini langkah pertama yang paling penting untuk mencegah diare dan penyakit lain dari korban banjir,” ujarnya, Kamis, 27 November 2025.

IDAI juga menekankan agar imunisasi tetap dilakukan jika akses memungkinkan. Jika situasi tidak aman, penundaan sementara diperbolehkan, namun vaksin harus segera dilanjutkan begitu kondisi memungkinkan.

Menurut IDAI, penyakit seperti diare, ISPA, infeksi kulit, dan demam cenderung meningkat saat banjir. Karena itu, anak yang menunjukkan gejala harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan atau posko terdekat. Organisasi tersebut kini menyiapkan posko medis di sejumlah lokasi pengungsian.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut