Kisah Haru Ari Seret Tubuh 5 KM Jual Rajutan Wina: Butuh Bantuan Mesin Jahit
Semangat Wina dan Cita-Cita Mesin Jahit
Wina, anak pertama dalam keluarga tersebut, kondisinya juga tak jauh berbeda; kakinya bengkok sehingga tidak bisa berjalan normal. Namun, ia tidak menyerah. Setiap hari, Wina dengan tekun merajut dan membuat dompet-dompet kecil dengan modal seadanya.
Dompet hasil rajutan Wina kemudian dijual keliling oleh Ari, dengan keuntungan yang sangat minim, sering kali hanya didapatkan Rp5.000 hingga Rp10.000 per hari.
Saat ini, Wina hanya memiliki satu cita-cita: mendapatkan mesin jahit. Dengan mesin jahit, ia berharap dapat meningkatkan produksi dan menjual lebih banyak dompet, sehingga bisa mewujudkan harapannya agar dirinya, adik-adik, dan keluarganya dapat hidup lebih baik.
Ajakan Berbagi Kebaikan
Keluarga kecil ini sangat membutuhkan uluran tangan. "Mereka berhak hidup lebih baik. Dukungan kita akan sangat berharga untuk membantu Ari, Wina, dan keluarganya memenuhi kebutuhan harian dan perawatan yang mungkin dibutuhkan," ajak @infohumanity, seraya mengajak masyarakat untuk mengunjungi laman mereka guna mendapatkan informasi dukungan.
"Ari, Wina, dan keluarga butuh kita. Yuk, kita bantu sama-sama!" tutup @infohumanity.
Editor : Jafar Sembiring