MEDAN, iNewsMedan.id - Dr. Afriadi Amin, S.Psi., M.Kom.I, dosen Ilmu Komunikasi yang juga anggota Polri di Satuan Binmas Polrestaben Medan, baru-baru ini menerbitkan buku berjudul "Komunikasi Kepolisian".
Afriadi Amin mengatakan bahwa buku ini berisi panduan, pengetahuan, dan wawasan terkait pentingnya komunikasi yang efektif dalam konteks kepolisian.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi anggota Kepolisian, baik dalam situasi formal maupun informal, guna memperbaiki dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.
"Komunikasi yang baik dapat membantu membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan kerja sama dalam menjaga keamanan serta ketertiban di masyarakat," ujar pria berpangkat Brigadir Polisi Kepala tersebut, Minggu (12/1/2025).
Afriadi Amin menjelaskan bahwa buku ini merupakan pedoman praktis yang memuat strategi, teknik, dan studi kasus tentang bagaimana polisi dapat berkomunikasi secara efektif, baik dalam menangani konflik, memberikan informasi, maupun berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat.
Dengan menyesuaikan perkembangan zaman di era digital, tambah Afriadi Amin, buku ini juga membahas pentingnya komunikasi melalui media sosial dan teknologi modern untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat.
"Peningkatan profesionalisme melalui panduan komunikasi yang lebih baik memungkinkan polisi menjalankan tugas mereka secara lebih profesional dan transparan, sesuai dengan standar etika dan hukum yang berlaku. Buku "Komunikasi Kepolisian" ini juga menjadi wujud bahwa kepolisian adalah bagian dari masyarakat, memperlihatkan kedekatan antara polisi dan rakyat," terang Afriadi Amin.
Lebih lanjut, Afriadi Amin menegaskan bahwa polisi adalah petugas rakyat yang pada akhirnya akan kembali lagi ke rakyat. Hal ini juga ditekankan oleh Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yakni bahwa Polri harus presisi, humanis, dan menjadi pengayom masyarakat.
"Bapak Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan bahwa Polri harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati, secara humanis, harmonis, dan mengayomi. Dengan perintah Kapolri tersebut, seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek, diharapkan dapat menciptakan kenyamanan dalam menjaga ketertiban di masyarakat," tutup Afriadi Amin.
Data dan Profil Afriadi Amin
Afriadi Amin lahir di Kota Medan pada 26 Juli 1986. Ia merupakan alumni Pesantren Ar Raudhatul Hasanah Medan. Semasa pengabdiannya di Kepolisian, Afriadi Amin melanjutkan pendidikan jenjang Sarjana (S1) di Universitas Medan Area (UMA) dengan mengambil jurusan Psikologi.
Tidak berhenti di situ, ia kemudian melanjutkan studi ke Program S2 (Magister) dan S3 (Doktor) di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) dengan jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) hingga meraih gelar doktor pada tahun 2020.
Afriadi Amin juga telah mendapatkan Sertifikat Pendidikan untuk mengajar sebagai dosen di beberapa kampus, yakni UINSU dan Universitas Dharmawangsa di Kota Medan.
Ia telah menerbitkan beberapa jurnal pendidikan dan tiga judul buku yang dipublikasikan di dunia pendidikan dan akademisi. Buku pertama berjudul "Peran Orang Tua Dalam Mengurangi Kecanduan Game Online Anak", yang kedua "Pancasila", dan yang ketiga, yang akan segera diterbitkan, berjudul "Komunikasi Kepolisian".
Afriadi Amin bertekad untuk mendedikasikan dirinya kepada NKRI dan institusinya dalam dunia pendidikan akademis serta berupaya mengembalikan citra kepolisian sebagai bagian dari masyarakat.
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, terjadi penurunan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Namun, dengan kebijaksanaan Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, akhirnya kepolisian berhasil mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat dan kinerja yang diinginkan.
Editor : Odi Siregar