get app
inews
Aa Read Next : Polres Labusel Tangkap Wanita Pengendali Peredaran Sabu di Sei Kanan

Polda Sumut Tangkap Komplotan Maling Sawit, 2 Pelaku Ditembak

Senin, 17 Juni 2024 | 14:45 WIB
header img
Polda Sumut Tangkap Komplotan Maling Sawit, 2 Pelaku Ditembak. (Foto: Istimewa)

LABUSEL, iNewsMedan.id - Tim gabungan Polda Sumut bersama PTPN IV menangkap komplotan maling kelapa sawit di Jalan Lintas Sumatera-Riau, Afdeling 4, Sei Kebara, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan dua pelaku ditembus timah panas petugas karena melawan dan berusaha kabur ketika ditangkap.

"Ada lima pelaku maling sawit yang ditangkap. Dalam penangkapan itu dua orang pelaku AMS dan AS warga Riau terkena tembakan," terang Hadi, Minggu (16/6/2024).

Sedangkan tiga pelaku lainnya, sambungnya, AT, PL, dan SM, dapat diamankan.

Hadi menerangkan, penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan sekuriti PTPN IV pada Sabtu 15 Juni 2024 karena kawasan perkebunan sering terjadi aksi pencurian buah kelapa sawit.

Dari laporan itu personel Polda Sumut bersama Polres Labusel melakukan patroli lalu melihat satu unit mobil pickup yang dicurigai sedang menaikkan brondolan buah sawit dari area kebun tersebut.

"Ketika didatangi petugas mobil Itu melarikan diri sehingga petugas patroli terpaksa memberikan tembakan peringatan, namun tidak digubris dan mempercepat laju kendaraan," ujar Hadi.

Dalam pengejaran itu polisi kemudian menembak ke arah ban mobil hingga memantul mengenai kaki kedua pelaku AMS dan AS yang berada di belakang mobil.

Mantan Kapolres Biak Papua itu menuturkan terhadap kedua pelaku yang terkena tembakan dilarikan ke RSUD Kota Pinang untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan. Sedangkan para pelaku lainnya dalam proses penyidikan.

"Seperti yang ditangkap sebelumnya, para pelaku ini selalu berkelompok dalam menjalankan aksinya bahkan untuk mengangkut buah sawit curian mereka membawa truk atau mobil bak terbuka," tuturnya.

"Dampak pencurian yang terus menerus seperti ini tentu mempengaruhi sektor perkebunan yang notabenenya menyumbang devisa untuk Provinsi Sumut," pungkasnya.

Editor : Odi Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut