MEDAN, iNewsMedan.id- Peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 di Medan diisi dengan penyaluran bantuan kepada 81 keluarga prasejahtera dan aksi donor darah yang berhasil mengumpulkan 64 kantong darah, Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan yang digelar PLN UID Sumatera Utara ini menyasar warga yang membutuhkan bantuan sekaligus mendukung ketersediaan darah bagi pasien.
Bantuan berupa sembako dan uang disalurkan bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Salah seorang penerima bantuan, Titin, yang merupakan penyandang disabilitas, mengatakan bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Terima kasih kepada PLN yang sudah peduli dan memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Titin.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan donor darah yang didukung Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan itu diikuti 95 peserta. Mereka berasal dari kalangan pegawai PLN, tenaga alih daya, hingga pengemudi ojek daring. Dari jumlah tersebut, terkumpul 64 kantong darah.
Pengemudi ojek daring, Willy, yang turut mengikuti kegiatan tersebut, berharap kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dapat terus berlanjut.
“Terima kasih kepada PLN atas kegiatan dan bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu kami untuk menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan keluarga. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan karena masih banyak yang membutuhkan,” ujarnya.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari peringatan HLN ke-81. Menurutnya, bantuan bagi keluarga prasejahtera dan donor darah merupakan upaya membantu masyarakat dengan kebutuhan yang berbeda.
“Di tengah kesibukan kita menjalankan tugas, ada saudara-saudara kita yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan keluarga, ada pula yang sedang berjuang untuk pulih dan membutuhkan darah. Melalui momentum Hari Listrik Nasional ini, kami ingin hadir, berbagi, dan ikut meringankan beban mereka,” kata Rizky.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang berpartisipasi dalam donor darah. Menurutnya, darah yang terkumpul diharapkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi.
“Kita mungkin tidak mengenal siapa yang kelak menerima darah yang kita donorkan. Namun, semoga dari kepedulian ini ada pasien yang terbantu, ada keluarga yang kembali memiliki harapan,” ujarnya.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
