ACEH TAMIANG, iNewsMedan.id - Pemerintah mulai membangun 20.647 unit hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana di Provinsi Aceh. Pembangunan tersebut ditargetkan rampung seluruhnya pada akhir 2027.
Pembangunan Huntap melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ditandai dengan groundbreaking di Desa Perk Alur Jambu, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (8/10/2026).
Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Ronny Hutahayan, berharap pembangunan Huntap dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu terlalu lama menempati hunian sementara (Huntara).
"Harapan kita sederhana, bahwa rumah-rumah ini bisa selesai dengan baik, aman untuk ditempati dan masyarakat tidak perlu lagi berlama-lama tinggal di hunian sementara," kata Ronny.
Ronny juga meminta pembangunan tidak hanya berfokus pada rumah, tetapi memastikan seluruh prasarana, sarana, dan utilitas umum tersedia sebelum masyarakat menempati Huntap.
"Listrik harus menyala, jalan harus bisa dilalui dan lingkungan harus aman untuk keluarga," ujarnya.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak yang mengerjakan pembangunan Huntap bekerja cepat dan tepat sasaran.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
