1,5 Miliar Serangan Siber Terjadi, Indonesia Butuh White Hat Hacker

Odi Siregar
Finalis babak Grand Final Hacktrace Independence Day Competition (HIDC) 2026 mengikuti kompetisi keamanan siber di Institut Teknologi Del (IT Del), Balige, Kamis (24/9/2026). Foto: Istimewa

Babak grand final HIDC 2026 mempertemukan tiga tim finalis, yaitu Boys Who ChatGPT, Petir Pemecut Handal, dan HIB Hoshiyomis. Seluruh finalis berusia di bawah 30 tahun dengan latar belakang mahasiswa hingga profesional. Beberapa di antaranya bahkan telah bekerja di mancanegara.

Ahmad Zainuri, salah satu peserta yang bekerja di sebuah perusahaan di Rusia, menyampaikan pentingnya membangun SDM cybersecurity di era AI.

“Di era AI ini, seseorang menjadi lebih mudah untuk melakukan aksi hacking sehingga ancaman keamanan siber semakin tinggi. Oleh karena itu, kebutuhan SDM yang memiliki kemampuan bertahan dari serangan siber sangat mendesak,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Linuz Tri Eriyanto, peserta yang bekerja di Singapura, menekankan pentingnya menanamkan etika bagi para peretas muda.

"White hat hacker—istilah untuk peretas yang menghormati etika—sangat penting untuk dibentuk melalui ajang perlombaan seperti ini, agar para peretas muda tidak terjerumus dalam aksi-aksi yang merugikan,” tegas Linuz.

Kompetisi HIDC menantang peserta melintasi delapan tahap yang menguji lebih dari sekadar kemampuan menemukan celah pada sistem digital. Tantangan tersebut mencakup pengamanan fisik seperti membobol gembok dan brankas, penggunaan software-defined radio (SDR), pengujian serangan melalui pendekatan red team (penyerang), hingga respons pertahanan melalui pendekatan blue team (bertahan).

Menurut Royke, empat skenario simulasi tersebut disusun berdasarkan pengalaman Spentera dalam menangani kebutuhan keamanan siber klien. Dengan demikian, para peserta terlatih untuk membaca risiko, menyusun strategi, bekerja dalam tim, dan mengambil keputusan layaknya profesional di industri. Total hadiah yang diperebutkan dalam ajang ini mencapai Rp170 juta.

“Harapan kami, peserta tidak berhenti hanya sebagai pemenang kompetisi. Mereka diharapkan dapat berkembang menjadi cyber security engineer yang mampu membangun sistem keamanan yang dibutuhkan perusahaan, negara, serta mampu bersaing di pasar global,” tuturnya.

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network