Dorong Pertanian Organik, Petani Sumut Diminta Kurangi Ketergantungan Pupuk Kimia

Ismail
menyampaikan pentingnya pengembangan budidaya tanaman pangan berbasis organik dalam kegiatan bimtek di Universitas ST Bhinneka, Medan, Senin, 21 September 2026. Foto: Istimewa'

Dalam budidayanya, petani didorong mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia yang dapat memengaruhi kualitas unsur hara tanah.

Sofyan juga mengusulkan pengembangan pusat riset pertanian organik yang terintegrasi dengan pendidikan inklusif. Salah satu gagasannya adalah melibatkan Sekolah Luar Biasa (SLB) dalam kegiatan pertanian yang terarah.

Menurut dia, konsep tersebut dapat membuka ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus, termasuk anak dengan autisme, untuk terlibat dalam aktivitas pertanian sekaligus memperoleh keterampilan.

Bukan hanya menghasilkan produk pertanian, konsep itu diharapkan memberi manfaat sosial dan membuka peluang pemberdayaan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Bimbingan teknis tersebut menghadirkan Peneliti Ahli Madya BRIN Indarti Puji Lestari sebagai narasumber. Kegiatan turut dihadiri Tenaga Ahli DPR RI Finche Kosmanto, Lisnawati Ginting dan Pandapotan Tamba.

Melalui kegiatan tersebut, teknik budidaya tanaman pangan berbasis organik diperkenalkan kepada masyarakat sebagai salah satu upaya memperkuat kemandirian pangan di Sumatera Utara. 

Editor : Ismail

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network