Menurut Sugiat, keberagaman masyarakat Sumatera Utara menjadi salah satu alasan pentingnya memberikan ruang bagi generasi muda untuk mempelajari persoalan sosial.
“Sumatera Utara memiliki masyarakat yang beragam. Karena itu, generasi muda perlu dibekali kemampuan untuk memahami perbedaan dan menjadikannya sebagai kekuatan. Pendidikan harus melahirkan anak-anak muda yang berprestasi sekaligus memiliki kepedulian terhadap masyarakat," ucapnya.
Olimpiade Sosiologi 2026 mengangkat tema “Merawat Keberagaman, Menguatkan Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dekan FIS UIN Sumut Prof. Dr. Mesiono, S.Ag., M.Pd., Ketua Program Studi Sosiologi Agama Neila Susanti, M.Si., dan Ketua Umum HMJ-SA periode 2026-2027 Adrian Saputra turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Yayasan Sumut Bergiat menjadi pendukung utama kegiatan tersebut. Yayasan memberikan uang pembinaan kepada para pemenang Olimpiade Sosiologi 2026.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
