Ferry membeberkan kronologi detik-detik sebelum dor senjata menyalak. Kala itu, Brigadir I sedang beristirahat dan meletakkan senpi dinasnya di dalam tas.
"Saat sadar, dia melihat tasnya sudah terbuka. Ketika dicek, ternyata senpinya diambil almarhumah. Korban sudah berada di dalam kamar mandi, sempat ada sedikit komunikasi, lalu terdengar ledakan," lanjut Ferry.
Mendengar suara letusan, Brigadir I langsung mendobrak kamar mandi dan mendapati mantan istrinya sudah tergeletak tak bernyawa.
Guna penanganan lebih lanjut, jasad korban langsung diboyong ke RS Bhayangkara Medan untuk proses autopsi. Saat ini, kasus tersebut tengah digarap serius oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumut bersama tim penyidik guna mendalami motif pasti di balik aksi nekat korban.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
