MEDAN, iNewsMedan.id - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa peran seorang bilal mayyit sangat berharga bagi masyarakat, khususnya umat Islam.
Ia bahkan menyamakan profesi pengurus jenazah tersebut dengan tenaga kesehatan yang membantu proses kelahiran manusia.
"Bagi saya, keberadaan bilal mayyit sangat berharga. Jenazah dimandikan dengan benar dan didoakan banyak orang. Tidak semua orang memiliki kesempatan mendapatkan pelayanan seperti itu, sehingga peran bilal mayyit sangat berarti," ujar Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Bilal Mayyit Indonesia (BMI) Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (23/7/2026).
Menurut Rico, jika sejak lahir seseorang ditangani oleh dokter dan bidan, maka ketika meninggal dunia terdapat bilal mayyit yang bertugas mengurus jenazah hingga proses pemakaman.
Oleh karena itu, pemahaman mengenai tata cara pengurusan jenazah yang sesuai dengan syariat Islam dan standar operasional prosedur (SOP) menjadi hal yang mutlak agar pelayanan yang diberikan dapat dilakukan secara profesional.
Dalam kesempatan yang sama, Rico juga menyambut baik penyusunan buku panduan tata cara pengurusan jenazah yang telah disiapkan. Ia menilai buku tersebut dapat menjadi pedoman resmi bagi para bilal mayyit di Kota Medan.
Selain itu, Pemerintah Kota Medan berencana menyediakan paket fardhu kifayah bagi masyarakat dari kategori desil 1 dan desil 2 sebagai bentuk kepedulian terhadap warga kurang mampu.
Sementara itu, Ketua BMI Kota Medan Amir Husin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemkot Medan. Ia mengungkapkan bahwa organisasinya saat ini tengah fokus melakukan regenerasi melalui berbagai pelatihan dan pembinaan bagi generasi muda, mengingat sebagian besar bilal mayyit saat ini berasal dari kalangan lanjut usia.
"Kami terus mendorong pelatihan bagi pemuda, remaja, hingga guru sekolah agar semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan mengurus jenazah sesuai syariat," pungkas Amir.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
