Selain kepada siswa, pesan khusus disampaikan kepada para guru. Muhammad Sofyan mengingatkan bahwa hari pertama sekolah akan diingat anak seumur hidupnya. Oleh karena itu, guru diminta memberikan senyuman, sapaan, dan pendampingan terbaik agar murid merasa percaya diri sejak hari pertama.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Barli Mulia Nasution, menyatakan bahwa pihaknya telah menyosialisasikan esensi MPLS Ramah ini secara masif kepada orang tua murid. "Kami sediakan sekolah yang ramah tanpa bullying. Ada budaya saling menghormati; siswa baru menghormati kakak kelas, kakak kelas menyayangi adiknya, dan semua menghormati guru," jelas Barli.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Medan, Bisri Batubara, menambahkan bahwa MPLS tahun ini dirancang untuk mendukung Kurikulum Merdeka dengan fokus utama pada pembentukan akhlak dan integritas. "Melalui program '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat' dan penerapan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun), kami ingin menanamkan karakter tersebut sejak dini," pungkas Bisri.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
