Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Ras Maju membeberkan bahwa selain korsleting listrik, bianglala tersebut ternyata mengangkut muatan yang melebihi kapasitas semestinya.
Penyebab utama yakni korsleting arus listrik pada mesin wahana dan over kapasitas (kelebihan muatan) pengunjung sehingga putaran bianglala menjadi tidak normal, mesin rusak, dan memicu kepanikan massal.
"Dari hasil penyelidikan di TKP, pengunjung yang naik wahana bianglala sudah penuh. Karena over kapasitas, menyebabkan putaran tidak normal lagi sehingga mengalami kerusakan," jelas Ras Maju.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memasang garis polisi dan melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengelola pasar malam guna mengetahui penyebab pasti kerusakan mekanis pada wahana tersebut.
"Kita sudah meminta keterangan dari pihak pengelola untuk mengetahui sejauh mana kesiapan tingkat keamanan (safety) dan keselamatan pengunjung saat mengoperasikan wahana di pasar malam tersebut," tegas Kompol Ras Maju.
Editor : Chris
