SERGAI, iNewsMedan.id- Kegembiraan mandi bersama teman-teman di Sungai Ular berakhir tragis bagi Dirga Yuda (16). Remaja warga Perbaungan itu hilang terseret arus dan ditemukan meninggal dunia dua hari kemudian di kawasan muara mangrove, berjarak sekitar 16 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/7) sore. Saat mandi bersama sejumlah rekannya di Sungai Ular, Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, korban diduga terseret arus deras hingga tenggelam. Upaya pencarian yang dilakukan keluarga dan warga hingga malam hari belum membuahkan hasil.
Laporan hilangnya korban kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan. Tim SAR Gabungan pun dikerahkan menyisir aliran sungai yang mengarah ke pesisir.
Memasuki hari kedua operasi, Minggu (5/7), pencarian kembali dilakukan sejak pagi dengan menyusuri aliran Sungai Ular menggunakan perahu. Tim juga memanfaatkan alat pendeteksi bawah air untuk membantu menemukan keberadaan korban.
Harapan keluarga akhirnya terjawab ketika warga melaporkan penemuan sesosok mayat di kawasan muara mangrove. Tim SAR yang bergerak ke lokasi memastikan jasad tersebut adalah Dirga Yuda yang sebelumnya dilaporkan hilang.
"Korban ditemukan sekitar pukul 08.10 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jarak penemuan kurang lebih 16 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, Senin, 6 Juli 2026.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
