DAIRI, iNewsMedan.id- Harapan menemukan Brian Sabbath Taruna Capah (32) dalam keadaan selamat pupus. Wisatawan yang tenggelam saat snorkeling di perairan Danau Toba, Desa Ujung Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, itu ditemukan meninggal dunia pada Minggu (5/7) pagi di kedalaman sekitar 20 meter.
Korban ditemukan sekitar pukul 09.45 WIB, tidak jauh dari titik awal dilaporkan tenggelam. Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi jenazah korban ke darat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan penemuan korban merupakan hasil pencarian intensif yang dilakukan sejak Sabtu (4/7) sore dengan mengombinasikan penyisiran permukaan dan pencarian bawah air.
"Pencarian dilakukan secara bertahap, mulai dari penyisiran menggunakan Rescue Boat hingga deteksi bawah air memakai Aqua Eye. Setelah ditemukan titik yang diduga lokasi korban, tim penyelam langsung melakukan penyelaman dan korban berhasil ditemukan di kedalaman sekitar 20 meter," ujar Hery, Senin, 6 Juli 2026.
Peristiwa nahas itu bermula pada Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB. Brian yang sedang menikmati aktivitas snorkeling di perairan Danau Toba tiba-tiba tidak lagi terlihat di permukaan. Rekannya sempat menunggu hampir satu jam, namun korban tak kunjung muncul sehingga dilakukan pencarian awal.
Laporan kemudian diteruskan ke Pos SAR Danau Toba pada malam harinya. Enam personel Basarnas diterjunkan ke lokasi menggunakan Rescue Buoyancy Boat (RBB) untuk bergabung dengan BPBD Kabupaten Dairi, kepolisian, pemerintah desa, relawan, dan warga yang lebih dulu melakukan pencarian.
Sejak malam hingga keesokan harinya, tim SAR menyisir permukaan danau sembari mengoperasikan Aqua Eye dan Echo Sounder untuk mendeteksi objek di dasar perairan. Setelah muncul indikasi keberadaan korban, tim penyelam diturunkan dan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Hery menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat selama operasi pencarian.
"Sinergi seluruh unsur SAR gabungan menjadi faktor penting dalam operasi ini. Terima kasih kepada BPBD, Polri, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat yang bersama-sama membantu hingga korban berhasil ditemukan," katanya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
