YOGYAKARTA, iNewsMedan.id - PT Agincourt Resources (PTAR) menegaskan bahwa manajemen perusahaan menjadikan air sebagai salah satu aspek lingkungan yang mendapat perhatian serius.
Hal tersebut disampaikan oleh Manager Environmental PTAR, Mahmud Subagya, saat menjadi narasumber pada Seminar Nasional yang diselenggarakan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Health, Safety, and Environment (HSE) di UGM, Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).
Mahmud menguraikan berbagai upaya perusahaan dalam menjaga kualitas air, udara, serta pengelolaan limbah B3 dan sampah di area operasional Tambang Emas Martabe.
Menurutnya, komitmen serius tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengoperasian Instalasi Pemurnian Air (Water Polishing Plant/WPP). Fasilitas ini berfungsi mengolah air sisa proses pertambangan hingga memenuhi baku mutu sebelum dialirkan ke Sungai Batang Toru.
"PTAR, sebagai pengelola Tambang Emas Martabe di Batang Toru, Tapanuli Selatan, merancang WPP sesuai dengan regulasi pemerintah yang ketat," ujar Mahmud.
Untuk memastikan kualitas air tetap terjaga, PTAR melibatkan tim terpadu yang terdiri atas masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.
Tim ini rutin mengambil sampel air setiap bulan sejak 2013, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tapanuli Selatan.
Sampel tersebut kemudian dikirim ke laboratorium independen terakreditasi, dan hasilnya didiseminasikan kepada masyarakat.
Seluruh parameter kualitas air yang diuji selalu berada di bawah ambang batas yang ditetapkan pemerintah, yang menunjukkan konsistensi PTAR dalam menjaga lingkungan selama lebih dari satu dekade.
Selain air, PTAR juga menjaga kualitas udara melalui pemantauan emisi dan udara ambien secara berkala.
Untuk pengelolaan sampah domestik, perusahaan mengoperasikan Waste Sortation Facility (WSF) yang menerapkan prinsip ekonomi sirkular.
Fasilitas ini mengolah sekitar 14 jenis sampah per hari menjadi produk bernilai ekonomi, seperti eco-enzyme, kompos blok, hingga furnitur daur ulang.
Mahmud menegaskan, program-program tersebut merupakan bagian dari praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
"Kami berupaya menyelaraskan kegiatan operasional dengan perlindungan lingkungan agar manfaat pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat dan generasi mendatang," tutupnya.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
