Melalui gerakan ini, seluruh karyawan diajak untuk mengumpulkan buku demi membangun harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Langkah nyata ini sejalan dengan tema besar perusahaan, yaitu “Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjuangan”.
Dampak dari kehadiran buku-buku baru ini langsung terasa. Anak-anak yang biasanya bergegas pulang setelah bel berbunyi, kini memilih bertahan lebih lama di kelas untuk membaca bersama. Beberapa di antaranya bahkan mulai saling bertukar buku dan menceritakan kembali isi bacaan kepada teman-temannya. Suasana belajar yang sebelumnya sunyi, kini berubah menjadi ruang yang penuh dengan rasa ingin tahu.
"Anak-anak senang sekali, mereka ramai-ramai langsung membaca buku," ujar Mansyur Kulle, salah satu pengelola sekolah di Gowa yang menjadi penerima manfaat, Rabu (3/6/2026).
Melalui langkah ini, PNM tidak hanya menyalurkan bantuan fisik berupa buku, tetapi juga membuka peluang emas. Ini adalah kesempatan bagi anak-anak di pelosok negeri untuk memperluas wawasan dan percaya bahwa mimpi mereka setinggi apa pun layak untuk diperjuangkan.
Perubahan besar tidak selalu dimulai dari langkah yang raksasa. Perubahan itu bisa lahir dari selembar halaman buku yang dibuka dengan rasa penasaran oleh tangan-tangan kecil di sebuah sekolah yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Dari sanalah, secercah harapan mulai tumbuh bagi mereka yang selama ini jarang mendapat kesempatan.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
