MEDAN, iNewsMedan.id — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan, meresmikan Rumah Aspirasi di Kompleks CBD Polonia Blok B No. 86-87 Medan, Senin (1/6/2026). Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, peresmian itu menjadi penegasan komitmennya menjadikan pendidikan sebagai jalan utama memutus rantai kemiskinan.
Bukan sekadar kantor politik, Rumah Aspirasi yang didominasi warna merah putih itu diproyeksikan sebagai pusat pelayanan masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.
"Rumah aspirasi ini terbuka untuk semua golongan. Orang miskin datang ke sini akan mendapatkan bantuan beasiswa, saya garansi," tegas Sofyan Tan di hadapan relawan, kader partai, mahasiswa, tokoh masyarakat, jurnalis, dan pegiat budaya yang menghadiri peresmian.
Pernyataan itu sejalan dengan rekam jejak Sofyan Tan yang selama ini dikenal konsisten memperjuangkan akses pendidikan. Selama bertugas di Komisi X DPR RI, ia aktif mendorong berbagai program beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar maupun mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Dalam sambutannya, Sofyan Tan juga mengisahkan perjalanan politik yang membawanya hingga menjadi anggota DPR RI tiga periode. Ia mengaku sempat menuai keraguan ketika memutuskan bergabung dengan PDI Perjuangan dan terjun ke dunia politik.
Saat dipercaya menjadi Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara pada era kepemimpinan Panda Nababan dan M. Afan, keputusan tersebut bahkan mengejutkan keluarga dan sahabatnya. Salah seorang sahabatnya, jurnalis senior Maskur, kala itu sempat berkelakar bahwa masuk partai politik bisa membuat seseorang berubah menjadi "orang jahat".
Namun Sofyan Tan memilih membuktikan sebaliknya.
"Saya ingin menjadi politisi yang baik, yang punya makna dan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menegaskan perjalanan politik yang dijalaninya tidak pernah lepas dari dukungan para sahabat dan relawan. Nama-nama seperti Sakhyan Asmara dan Tansri Chandra disebut sebagai sosok yang memberi kepercayaan dan dukungan ketika dirinya menghadapi berbagai dinamika politik.
Dukungan tersebut kemudian mengantarkan Sofyan Tan menapaki karier politik yang terus menanjak. Setelah sempat maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Medan, ia mendapat kepercayaan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk maju sebagai calon anggota DPR RI pada Pemilu 2014.
Perolehan suaranya terus meningkat dari 113.716 suara pada Pemilu 2014 menjadi 158.495 suara pada 2019. Pada Pemilu 2024, dukungan masyarakat melonjak signifikan hingga mencapai 279.334 suara atau sekitar 52,9 persen dari total suara PDI Perjuangan di daerah pemilihannya.
Menurut Sofyan Tan, peningkatan dukungan tersebut merupakan hasil kerja kolektif relawan, sahabat, dan masyarakat yang selama ini membersamai perjuangannya.
"Mengapa suara itu terus meningkat? Karena bapak, ibu, sahabat, dan relawan semua. Karena itu rumah ini saya persembahkan sebagai rumah yang terbuka bagi masyarakat," katanya.
Selain menjadi pusat penyaluran aspirasi dan bantuan pendidikan, Rumah Aspirasi Sofyan Tan juga disiapkan sebagai ruang kolaborasi lintas komunitas dan kebudayaan.
Hal itu tercermin dari rangkaian peresmian yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari jurnalis, seniman teater, musisi tradisi hingga komunitas musik keroncong. Sejumlah nama seperti Khairiah Lubis dari Forum Jurnalis Perempuan Indonesia, Hafiz Taadi, Hendri Perangin-angin, serta Komunitas Musik Kroncong Delirama turut memeriahkan acara.
Di Hari Lahir Pancasila, Rumah Aspirasi yang diresmikan Sofyan Tan tak hanya menjadi simbol kerja politik, tetapi juga ruang yang ingin menghubungkan pendidikan, kebudayaan, dan pelayanan sosial dalam satu wadah pengabdian bagi masyarakat.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
