Disebut Waktu Paling Sempurna dalam Islam, Kaum Yahudi Pun Pernah Cemburu pada Hari Arafah!

Ismail
Jamaah haji berkumpul dan berdoa pada Hari Arafah di Padang Arafah. Foto: istimewa

JAKARTA, iNewsMedan.id – Banyak orang fokus menyambut Idul Adha, tapi justru sehari sebelumnya ada momen super istimewa dalam Islam, yaitu Hari Arafah yang jatuh setiap 9 Dzulhijjah. Bukan sekadar tanggal biasa, Hari Arafah disebut sebagai salah satu hari paling mulia bagi umat Islam.

Mengutip laman MUI, Hari Arafah menjadi puncak ibadah haji lewat prosesi wukuf di Padang Arafah. Sementara bagi umat Islam yang tidak berhaji, hari ini dianjurkan diisi dengan amalan seperti puasa, dzikir, doa, istighfar, hingga memperbanyak ibadah lainnya.

Kenapa Hari Arafah begitu spesial? Setidaknya ada tiga keutamaan besar yang dijelaskan.

1. Hari Disempurnakannya Agama Islam

Hari Arafah menjadi momen bersejarah karena pada hari itu Allah SWT menurunkan ayat dalam Surat Al-Maidah ayat 3 tentang kesempurnaan agama Islam.

اَلْيَوْمَاَكْمَلْتُلَكُمْدِيْنَكُمْوَاَتْمَمْتُعَلَيْكُمْنِعْمَتِيْوَرَضِيْتُلَكُمُالْاِسْلَامَدِيْنًا

Artinya: “Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu.”

Dalam hadis riwayat Umar bin Khattab yang diriwayatkan Imam Bukhari, disebutkan ayat itu turun saat Rasulullah SAW berada di Arafah dan bertepatan dengan hari Jumat.

Karena itu, Hari Arafah dianggap sebagai salah satu momentum paling bersejarah dalam Islam. Bahkan, dalam riwayat hadis disebutkan seorang Yahudi pernah berkata kepada Umar bahwa jika ayat tersebut turun kepada kaum mereka, hari itu akan dijadikan hari raya khusus karena begitu agungnya.

2. Hari Banyaknya Pengampunan Dosa

Hari Arafah juga dikenal sebagai momen penuh ampunan. Dalam hadis riwayat Aisyah yang tercatat dalam riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW menyebut tidak ada hari ketika Allah membebaskan begitu banyak hamba dari api neraka selain Hari Arafah.

Makanya, banyak umat Islam memanfaatkan hari ini untuk benar-benar “reset diri” lewat doa, taubat, dan memperbanyak ibadah.

3. Puasa Arafah Bisa Hapus Dosa Dua Tahun

Nah, ini yang sering bikin banyak orang semangat menjalankan puasa Arafah. Dalam hadis riwayat Abu Qatadah, Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah bisa menjadi sebab dihapuskannya dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

صِيَامُيَوْمِعَرَفَةَأَحْتَسِبُعَلَىاللَّهِأَنْيُكَفِّرَالسَّنَةَالَّتِىقَبْلَهُوَالسَّنَةَالَّتِىبَعْدَهُ

Meski begitu, sebagian ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil yang berkaitan langsung dengan Allah SWT. Sedangkan kesalahan kepada sesama manusia tetap harus diselesaikan terlebih dahulu.

Di tengah rutinitas yang padat dan dunia yang makin sibuk, Hari Arafah jadi momen buat pause sejenak, memperbaiki diri, dan mendekat kepada Allah SWT. Jadi sayang banget kalau hari istimewa ini cuma lewat tanpa amalan apa pun. 

Editor : Ismail

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network