Bobby Nasution Warning Pengusaha Otobus: Manifest Penumpang Itu Kunci, Bukan Formalitas

Jafar Sembiring
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memberikan pernyataan tegas terkait standar keselamatan transportasi publik di Sumatera Utara. (Foto: Istimewa)

Selain manifest, Gubernur juga menginstruksikan adanya evaluasi ketat terhadap kontrol kendaraan secara berkala. Bobby menyempatkan diri menaiki salah satu bus rute Medan - Yogyakarta untuk berdialog langsung dengan sopir dan penumpang guna memastikan prosedur keselamatan dijalankan.

"Keselamatan penumpang adalah prioritas tertinggi. Perusahaan otobus harus memastikan setiap armada yang berangkat dalam kondisi prima, dan para pengemudi wajib mematuhi aturan lalu lintas tanpa kompromi," ujarnya.

Meski fokus pada evaluasi sistem, Bobby memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara hadir sepenuhnya dalam penanganan dampak kecelakaan yang merenggut 16 nyawa tersebut. Pemprov Sumut telah berkoordinasi dengan Pemprov Sumsel untuk proses evakuasi dan pemulangan jenazah, baik bagi korban warga Sumut maupun luar daerah.

Di lokasi yang sama, Kepala Kanwil Jasa Raharja Sumut, Nasjwin Andi Nurdin, menyatakan dukungannya terhadap penegasan Gubernur mengenai manifest. Ia mengakui bahwa identifikasi saat ini membutuhkan waktu lebih lama karena beberapa korban mengalami luka bakar, sehingga data manifest yang akurat sangat dibutuhkan untuk sinkronisasi data ahli waris.

Menanggapi instruksi tersebut, Direktur PT ALS Chandra Lubis menyatakan komitmen perusahaan untuk bertanggung jawab penuh kepada keluarga korban dan akan melakukan perbaikan internal sesuai arahan Gubernur guna mencegah tragedi serupa terulang kembali.

Editor : Chris

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network