MEDAN, iNewsMedan.id- Persaingan sektor properti di Kota Medan kian memanas. Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berbunga rendah mulai diburu masyarakat dalam pameran properti yang digelar di kawasan Royal Botani Park, Kompleks Royal Sumatera, Jumat (8/5).
Antusiasme calon pembeli bahkan sudah terlihat sebelum acara resmi dibuka. Sejumlah unit rumah dilaporkan langsung terjual seiring tingginya minat masyarakat terhadap hunian premium dengan fasilitas terintegrasi.
Regional Consumer Banking Head BRI, Yerry Chandra, mengatakan sektor properti masih menjadi salah satu pasar potensial bagi pertumbuhan kredit konsumsi sepanjang 2026. Karena itu, perbankan mulai agresif menawarkan skema pembiayaan yang lebih kompetitif.
“BRI hadir memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki rumah impian melalui berbagai program pembiayaan KPR yang kompetitif, mulai dari suku bunga menarik, tenor fleksibel, hingga proses pengajuan yang lebih mudah dan cepat,” ujarnya.
Dalam expo tersebut, masyarakat ditawarkan program KPR dengan bunga mulai 1,75 persen fixed satu tahun. Selain itu tersedia pilihan bunga tetap hingga lima tahun dengan tenor pembiayaan sampai 20 tahun.
“Nasabah juga mendapatkan bebas biaya provisi dan administrasi serta diskon asuransi jiwa hingga 15 persen,” katanya.
Menurut Yerry, tren pasar saat ini menunjukkan masyarakat tidak hanya mencari rumah untuk tempat tinggal, tetapi juga kawasan yang memiliki nilai investasi jangka panjang. Ia menilai kawasan Royal Sumatera menjadi salah satu hunian yang diminati karena didukung lokasi strategis dan fasilitas penunjang gaya hidup modern.
“Royal Sumatera memiliki lingkungan yang nyaman dan eksklusif, ditambah fasilitas seperti area hijau, sport club, dan akses yang mendukung kebutuhan keluarga modern. Ini yang membuat kawasan tersebut menarik sebagai tempat tinggal sekaligus investasi,” ujarnya.
Sementara itu, Assistant to President Director Royal Botanica Park, Jessica Putri Hartono, mengungkapkan tingginya minat masyarakat sudah terlihat bahkan sebelum expo dimulai.
“Sebelum acara dimulai sudah ada empat unit yang closing. Antusias masyarakat juga tinggi karena unit yang kami siapkan terbatas, jadi banyak yang langsung datang lebih awal,” katanya.
Menurut Jessica, daya tarik utama kawasan tersebut terletak pada konsep hunian terpadu di atas area seluas sekitar 300 hektare dengan berbagai fasilitas penunjang di dalam kawasan.
“Di dalam Royal Sumatera sudah ada sekolah internasional, golf course, clubhouse besar, kolam renang, dan gym. Penghuni tinggal naik buggy car untuk berkeliling menikmati seluruh fasilitas yang tersedia,” ujarnya.
Editor : Ismail
Artikel Terkait
