Terkait proses pemulangan jenazah, PT ALS terus berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Bhayangkara Palembang dan kepolisian. Mengingat kondisi korban yang sulit dikenali, pihak kepolisian memerlukan tes DNA dari keluarga kandung.
"Kami berkoordinasi agar keluarga kandung dihadirkan untuk proses tes DNA sesuai permintaan kepolisian agar identifikasi berjalan lancar," tambah Alwi.
Manajemen PT ALS menegaskan bahwa seluruh korban akan mendapatkan santunan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.
"Santunan pasti akan kami berikan kepada para korban," tegas Alwi.
Selain fokus pada penanganan korban, PT ALS juga menjadikan insiden ini sebagai momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) keselamatan. Evaluasi rutin yang selama ini dilakukan akan semakin diperketat, mencakup: Peningkatan perawatan unit kendaraan secara berkala untuk memastikan kelaikan jalan.
Peremajaan tahun kendaraan guna mendukung keamanan dan kenyamanan penumpang dan Evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja kru di lapangan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di masa mendatang.
Hingga saat ini, manajemen PT ALS terus memantau perkembangan di lokasi kejadian dan berupaya memberikan bantuan maksimal bagi keluarga korban yang terdampak musibah ini.
Editor : Chris
Artikel Terkait
