Selain itu, Dedi Saputra Pane (DSP) juga mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini tidaklah ringan, di antaranya rendahnya tingkat partisipasi serta kuatnya pengaruh negatif media sosial. Oleh karena itu, diperlukan dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemko) Medan hingga ke tingkat kelurahan untuk mendorong dedikasi serta semangat pemuda yang kreatif dan inovatif.
"Pemuda di Karang Taruna juga kita dorong untuk aktif memperkuat basis keterampilannya dan 'tegak lurus' dengan program Pemerintah Kota Medan," sebut Dedi.
Dedi memungkasi bahwa kemampuan para kader Karang Taruna harus berbasis pada kebutuhan zaman. Dengan pengelolaan yang baik dan inovatif, Karang Taruna di Kota Medan dapat menjadi motor penggerak pembangunan sosial berbasis pemuda.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
