JAKARTA, iNewsMedan.id - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) kembali mempertegas perannya dalam menyokong rantai pasok industri nasional. Pada Rabu (29/4/2026), perusahaan sukses menangani bongkar muat impor steel slab sebanyak 36.984 ton di Dermaga 115, PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Bahan baku industri baja tersebut diangkut oleh kapal MV Vanguard yang bertolak dari Pelabuhan Sohar, Oman. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pasokan bagi sektor manufaktur strategis di Indonesia. Proses pembongkaran yang berlangsung mulai 28 April hingga 1 Mei 2026 ini mengandalkan fasilitas Gantry Luffing Crane (GLC) yang dipadukan dengan kran kapal demi menjamin keamanan serta efisiensi operasional.
Penanganan steel slab dalam skala besar ini mengukuhkan posisi PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok sebagai simpul logistik krusial bagi distribusi bahan baku industri, terutama pada sektor produk baja yang menjadi pilar pembangunan dan manufaktur nasional.
"Penanganan ini adalah komitmen kami untuk mendukung kelancaran rantai pasok industri melalui layanan operasional yang aman, efisien, dan mengedepankan prinsip zero accident," ujar Budi Utoyo, Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok.
Seiring dengan penguatan layanan, produktivitas Cabang Tanjung Priok menunjukkan pertumbuhan signifikan pada Triwulan I-2026:
- General Cargo: Meningkat 33% (dari 3.019 ton/ship day menjadi 4.024 ton/ship day).
- Curah Cair: Meningkat 17% (dari 1.490 ton/ship day menjadi 1.746 ton/ship day).
SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menambahkan bahwa sebagai bagian dari Pelindo Group, pihaknya terus menghadirkan layanan terminal multipurpose yang andal untuk mendukung distribusi komoditas strategis.
Secara keseluruhan, throughput PTP Nonpetikemas pada Triwulan I-2026 mencapai 12,4 juta ton, tumbuh 3,84% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (11,9 juta ton). Capaian ini ditopang oleh:
1. Curah Kering: 5,7 juta ton.
2. Curah Cair: 3 juta ton.
3. General Cargo: 2,9 juta ton.
4. Bag Cargo: 656 ribu ton.
Keberhasilan ini didukung oleh infrastruktur yang mumpuni di Cabang Tanjung Priok, yang meliputi:
- Panjang dermaga: 3.314 meter.
- Lapangan penumpukan: 158.342 meter persegi.
- Gudang: 26.191 meter persegi.
- Fasilitas: 11 unit Gantry Luffing Crane, hopper, grab, forklift, hingga jembatan timbang.
Dengan penguatan pada sisi layanan dan infrastruktur, PTP Nonpetikemas terus memosisikan diri sebagai penggerak utama logistik yang mendorong efisiensi rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
