Unggul Jumlah Pemain tapi Nyaris Kalah, Pelatih PSMS Medan Ungkap Rasa Kecewa Mendalam

Jafar Sembiring
Aksi pemain PSMS Medan saat mencuri satu poin di markas Persikad Depok, Stadion Pakansari, Bogor (5/4/2026). Ayam Kinantan tahan imbang tuan rumah 2-2. Foto: Dok. PSMS Medan

Eko juga menyoroti kelemahan tim saat menyerang yang menyisakan celah di lini pertahanan sehingga mampu dieksploitasi oleh barisan penyerang tim tuan rumah.

"Saat menyerang kami terlalu terburu-buru, bahkan lupa bertahan. Itulah yang membuat kami kebobolan. Secara permainan menyerang sudah bagus, tetapi hasilnya belum maksimal," ujarnya.

PSMS memilih untuk tetap bertahan di Bogor guna melakukan evaluasi menjelang laga berikutnya.

"Kami tidak pulang ke Medan. Kami akan evaluasi di sini. Garudayaksa adalah tim papan atas, tetapi kami tetap berjuang untuk mengambil poin di laga tandang berikutnya," tegas Eko.

Sementara itu, pemain PSMS, Rudiyana, juga mengakui bahwa timnya kurang tenang dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

"Kami kecewa. Mungkin kami terlalu terburu-buru untuk mencetak gol saat unggul jumlah pemain," katanya.

Editor : Jafar Sembiring

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network