Tak Perlu Lagi ke Luar Negeri, Teknologi Bedah Robotik Kini Tersedia di Medan

Ismail
Presdir PT Murni Sadar Tbk DR. dr. Mutiara, MHA, MKT (tengah) bersama jajaran manajemen dan dokter Murni Teguh Memorial Hospital memperkenalkan teknologi bedah robotik di Medan, Selasa (10/3). Foto: iNewsMedan.id

MEDAN, iNewsMedan.id — Teknologi bedah robotik yang selama ini lebih banyak tersedia di rumah sakit luar negeri kini mulai hadir di Medan. Inovasi medis tersebut memungkinkan dokter melakukan tindakan operasi dengan tingkat presisi yang lebih tinggi melalui sistem robotik yang dikendalikan langsung oleh operator.

Layanan ini mulai tersedia di Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) Medan yang menghadirkan dua unit mesin bedah robotik untuk berbagai jenis tindakan operasi.

Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, Dr. dr. Mutiara, MHA, MKT, mengatakan kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif layanan medis bagi masyarakat, khususnya di Sumatera.

Menurutnya, selama ini banyak pasien Indonesia memilih menjalani pengobatan di luar negeri, seperti Penang dan Singapura, salah satunya karena faktor teknologi medis yang lebih maju.

“Selama ini banyak pasien yang berobat ke luar negeri. Salah satu alasannya karena teknologi yang tersedia. Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat memiliki pilihan untuk menjalani pengobatan di dalam negeri,” ujar Mutiara dalam keterangan persnya, Selasa, 10 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dua unit mesin yang dimiliki rumah sakit tersebut dapat digunakan untuk berbagai prosedur pembedahan, di antaranya urologi, digestif, ginekologi, bedah umum, thorax hingga ortopedi.

Menurut Mutiara, teknologi bedah robotik memungkinkan tindakan operasi dilakukan dengan sayatan lebih kecil sehingga proses pemulihan pasien dapat berlangsung lebih cepat pada indikasi tertentu.

“Operasi dengan robotic surgery memiliki presisi tinggi dan sayatan yang lebih kecil. Karena itu pemulihan pasien biasanya juga lebih cepat dibandingkan metode konvensional pada kasus tertentu,” katanya.

Untuk mendukung penggunaan teknologi tersebut, sejumlah dokter telah mengikuti pelatihan di beberapa negara, seperti China, Singapura, Thailand dan Taiwan sebelum alat mulai digunakan di Medan.

Direktur Murni Teguh Memorial Hospital, dr. Tuan Juniar Situmorang, menegaskan bahwa teknologi robotik tidak menggantikan peran dokter dalam proses pembedahan.

“Seluruh keputusan dan tindakan operasi tetap berada di tangan dokter spesialis. Sistem ini hanya membantu meningkatkan presisi dan stabilitas selama tindakan pembedahan,” ujarnya.

Bedah robotik merupakan pengembangan dari teknik laparoskopi yang telah digunakan di berbagai pusat layanan kesehatan dunia selama beberapa dekade. Melalui konsol kendali, dokter dapat mengoperasikan instrumen bedah dengan gerakan yang lebih stabil serta didukung visualisasi tiga dimensi beresolusi tinggi.

Direktur Riset dan Teknologi PT Murni Sadar Tbk, Dr. Sharon Hanmy Angel, M.Res, MPM, MARS, mengatakan sistem robotik berfungsi sebagai alat bantu bagi dokter dalam meningkatkan ketelitian tindakan operasi.

“Robot tidak menggantikan dokter. Peran dokter tetap sebagai pengambil keputusan dan operator dalam tindakan operasi,” katanya.

Sementara itu, dokter spesialis ortopedi MTMH, dr. Jeff Loren, M.Ked (Surg), SpOT, menyebutkan teknologi robotik juga digunakan dalam prosedur ortopedi, termasuk operasi penggantian sendi lutut.

Menurutnya, sistem tersebut membantu dokter merencanakan serta melakukan tindakan operasi dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi, termasuk dalam menentukan posisi dan keseimbangan sendi selama operasi berlangsung.

Editor : Ismail

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network