Innova Diseruduk KA Sribilah di Sergai, Sopir Kritis

Ismail
Petugas kepolisian memeriksa mobil Toyota Kijang Innova yang ringsek usai tertabrak KA Sribilah Utama di perlintasan Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (2/3/2026). (Foto: Istimewa).

SERGAI, iNewsMedan.id- Benturan keras terjadi di perlintasan sebidang Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Senin (2/3/2026) sore. Satu unit Toyota Kijang Innova dihantam kereta api hingga terpental dan ringsek di sisi jalur. Pengemudi mobil ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri.

Mobil BK 1263 XAG yang dikemudikan Riana Sihombing, warga Sei Rampah, mengalami kerusakan berat di bagian samping dan depan. Polisi menyebut korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis.

“Korban mengalami kepala robek, dada terasa sakit, tidak sadar diri dan dievakuasi ke RSU Sultan Sulaiman Sei Rampah menjalani perawatan,” kata Aiptu Sadar Barus dari Satlantas Polres Sergai, Selasa (3/3/2026).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, mobil disebut melaju dari arah Jalan Besar Sei Buluh menuju Lubuk Bayas. Saat melintas di rel, kendaraan diduga tetap melaju ketika kereta penumpang mendekat.

“Sesampainya di TKP diduga pengemudi mobil kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan Kereta api penumpang KA Sribillah Utama U54, yang datang dari arah Medan menuju arah Rantau Prapat lalu bersentuhan (tabrakan),” ujarnya.

Kereta yang terlibat adalah KA Sribilah Utama relasi Medan–Rantau Prapat. Meski sempat berhenti untuk pemeriksaan, rangkaian kembali diberangkatkan setelah dilakukan pengecekan teknis. Polisi memperkirakan kerugian material akibat insiden itu sekitar Rp20 juta.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan perjalanan kereta terdampak cukup signifikan.

“KAI Divre I sangat menyesalkan insiden ini. Selain mengganggu perjalanan kereta api hingga lebih dari satu jam, kami juga menyampaikan duka cita mendalam atas adanya korban dalam musibah ini,” katanya.

Menurut Anwar, perlintasan tersebut merupakan jalur resmi yang dijaga Dinas Perhubungan Sergai. Namun palang pintu dilaporkan tidak berfungsi akibat tersambar petir sehingga penjagaan dilakukan secara manual.

“Pengemudi diduga sedang berkomunikasi menggunakan gawai saat menyetir, sehingga tidak fokus dan mengindahkan peringatan petugas. Di saat yang sama, KA Sribilah Utama dari arah Medan tujuan Rantauprapat melintas. Karena jarak sudah terlalu dekat, insiden tidak terhindarkan,” jelasnya.

Akibat kejadian ini, keberangkatan KA Sribilah Utama tertunda 63 menit. Dampaknya merembet pada perjalanan KA Siantar Ekspres yang harus menunggu proses persilangan.

KAI kembali mengingatkan pengguna jalan agar disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dan mendahulukan perjalanan kereta sesuai amanat undang-undang.

“Kami mengingatkan kembali bahwa kereta api tidak dapat melakukan pengereman mendadak karena membutuhkan jarak yang cukup panjang untuk berhenti sempurna. Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kedisiplinan diri kita masing-masing,” tegas Anwar. 

Editor : Ismail

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network