TEGAL, iNewsMedan.id - PSMS Medan terpaksa pulang dengan tangan hampa setelah menyerah 0-2 dari tuan rumah Persekat Tegal dalam laga sengit di Stadion Tri Sanja, Tegal, Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Meski menguasai jalannya pertandingan, kekalahan tim "Ayam Kinantan" kali ini diwarnai dengan sorotan tajam pelatih Eko Purdjianto terhadap kepemimpinan wasit.
Fokus perhatian tertuju pada gol pertama Persekat yang dicetak oleh Atieda. Proses terciptanya gol tersebut dinilai berbau kontroversi karena adanya insiden dorongan terhadap pemain bertahan PSMS sebelum bola masuk ke gawang. Walaupun diprotes, wasit tetap mengesahkan gol yang merubah jalannya pertandingan tersebut.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, usai laga menyayangkan keputusan tersebut namun tetap mencoba berlapang dada dengan dinamika di lapangan hijau.
“Gol pertama tadi ada sedikit dorongan kepada pemain kita, tapi itulah sepak bola. Banyak peluang yang belum bisa kita manfaatkan, sementara peluang Persekat bisa dikonversi menjadi gol. Mereka sangat disiplin sehingga kita kesulitan,” ujar Eko.
Eko mengakui bahwa disiplin tinggi pemain Persekat menjadi pembeda besar dalam laga ini. Selain gol Atieda, Arsyad Yusgiantoro juga berhasil menggandakan keunggulan tim tamu. PSMS sebenarnya tampil agresif sejak menit awal melalui serangan cepat, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat peluang emas terbuang percuma.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
