Dua Bulan Pascabanjir, Kampung Serba Masih Menata Hidup

Ismail
YAICI menyalurkan bantuan gizi bagi anak dan balita di Kampung Serba, Aceh Tamiang, sebagai upaya pemulihan pascabanjir dalam rangka Hari Gizi Nasional 2026, Rabu, 4 Februari 2026. Foto: iNewsMedan.id

Air Mengalir, Tapi Tak Selalu Layak Diminum

Listrik PLN kini sudah masuk kembali. Sumur bor kembali dihidupkan untuk kebutuhan sehari-hari. Namun persoalan lain muncul: kualitas air.

“Air sumur bor ini kami masih ragu untuk diminum,” kata Yanis.

Warga akhirnya bergantung pada air galon isi ulang yang dibeli dari luar desa—itu pun jika ada uang dan penjual yang lewat.

Kondisi sanitasi juga belum sepenuhnya pulih. MCK umum ada, tetapi masih terbatas. Penyakit ringan seperti batuk dan gatal-gatal masih sering muncul, meski layanan kesehatan desa dan relawan masih aktif mendampingi.

Sawit Busuk, Daya Beli Warga Turun

Banjir tak hanya merusak rumah, tetapi juga memukul sumber penghidupan warga. Mayoritas masyarakat Kampung Serba bekerja sebagai petani dan buruh sawit.

“Buah sawit banyak yang busuk. Tidak bisa dipanen. Buruh sawit juga kehilangan pekerjaan,” ujar Yanis.

Pasar memang sudah kembali beroperasi, namun persoalannya kini ada pada daya beli.

“Pasarnya ada, tapi uangnya yang susah,” katanya.

Bantuan beras terakhir dari pemerintah diterima sekitar tiga minggu lalu. Selebihnya, warga bertahan dengan bantuan instan dan membeli kebutuhan tambahan semampunya.

Editor : Ismail

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network