Arab Saudi Membeku: Dari Air Keran hingga Waduk Kini Berubah Jadi Es

Anton Suhartono
Penampakan air yang membeku menjadi es akibat gelombang dingin yang menerjang wilayah Arab Saudi. Foto: X

RIYADH, iNewsMedan.id - Sejumlah wilayah di Arab Saudi, khususnya di bagian utara dan tengah, mengalami fenomena alam langka berupa air yang membeku seketika.

Kondisi ini dipicu oleh gelombang dingin ekstrem yang melanda negara tersebut sejak bulan lalu, disertai hujan salju dengan intensitas tinggi.

Media sosial diramaikan oleh dokumentasi visual yang memperlihatkan air keran membeku saat masih mengucur. 

Selain itu, beberapa video menunjukkan air dalam botol yang dituang ke udara terbuka langsung berubah menjadi es. 

Fenomena ini juga menyebabkan kolam dangkal, saluran drainase, dan waduk pertanian di berbagai daerah berubah menjadi hamparan es padat.

Di wilayah Tabuk, salju dan hujan es menyelimuti lereng Jabal Al Lawz. Penurunan suhu tajam terjadi di daerah Turaif, Jalajel, Rafha, dan sebagian Al Jouf, dengan suhu terendah mencapai -4 °C.

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem ini merupakan bagian dari dinamika sistem cuaca regional. 

NCM telah mengeluarkan peringatan dini bagi warga di wilayah Perbatasan Utara agar membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama pada malam hari saat suhu menurun drastis.

Meski demikian, kondisi ini diperkirakan akan segera berubah. Berdasarkan prakiraan cuaca untuk akhir pekan, NCM memprediksi adanya badai petir di sebagian besar wilayah Arab Saudi. 

Cuaca tersebut berpotensi membawa angin kencang berkecepatan lebih dari 60 km/jam, badai debu, hujan es, serta risiko banjir bandang di dataran rendah.

Editor : Jafar Sembiring

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network