Penampakan Uang Hasil Pemerasan Bupati Pati: Ada Pecahan Rp10 Ribu

Jonathan Simanjuntak
KPK menyita uang senilai Rp2,6 miliar dalam bentuk tunai yang disimpan di dalam karung sebagai barang bukti kasus dugaan pemerasan oleh Bupati Pati Sudewo. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsMedan.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memamerkan barang bukti uang tunai senilai Rp2,6 miliar yang disimpan dalam karung dan kantong plastik. Uang tersebut diduga merupakan hasil pemerasan dalam kasus pengisian jabatan perangkat desa yang menjerat Bupati Pati, Sudewo (SDW).

Penyidik KPK menemukan uang dalam berbagai pecahan, mulai dari pecahan besar hingga Rp10.000, yang diamankan dari sejumlah pihak terkait.

"Betul itu barang bukti kasus Pati semua ya. Diamankan dari penguasaan JAN, JION, YON, dan SDW," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Rabu (22/1/2026).

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa uang tersebut dikumpulkan dari sejumlah pihak sebelum akhirnya disimpan secara tidak beraturan di dalam karung.

"Jadi uang ini kan dikumpulin dari beberapa orang. Dimasukin karung. Tadi kan ada karung warna hijau. Masukin karung dibawa gitu. Kayak bawa beras gitu," kata Asep.

Modus Operandi dan Tersangka

Selain Sudewo, KPK juga telah menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka yang berperan sebagai pengepul uang, yakni:

- Abdul Suyono (YON): Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan.

- Sumarjiono (JION): Kepala Desa Arumanis, Kecamatan Jaken.

- Karjan (JAN): Kepala Desa Sukorukun, Kecamatan Jaken.

Dalam praktiknya, Sudewo diduga mematok tarif antara Rp125 juta hingga Rp150 juta bagi warga yang ingin menjabat sebagai perangkat desa. Namun, para bawahannya diduga menaikkan angka tersebut menjadi Rp165 juta hingga Rp225 juta per orang.

"Uangnya itu kan tadi kelihatan ada yang Rp10.000-an. Ada yang berapa pecahan-pecahan gitu," ujar Asep.

Asep juga mengungkapkan salah satu karung berwarna hijau menjadi barang bukti yang disita dan diperlihatkan ke publik. Kondisi uang saat ditemukan pun tampak hanya diikat seadanya.

"Sebetulnya kalau mau di aslinya itu ya dari karung itu, itu dibawa karung gitu dan tidak ada iketannya. Ada yang pakai karet," ucapnya.

Editor : Jafar Sembiring

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network